Showing posts with label buku anak. Show all posts
Showing posts with label buku anak. Show all posts

Thursday, September 24, 2015

Ambilkan Bulan, Yah! -- Clara Ng

Ambilkan Bulan, yah!Ambilkan Bulan, yah! by Clara Ng

My rating: 3 of 5 stars

Raja di negeri antah berantah memiliki seorang putri cantik yang lucu, namanya Putri Sofi. Suatu malam, setelah Raja membantu Putri Sofi menggosok gigi, memakai piama dan menceritakan dua kisah dongeng, Putri Sofi masih juga belum bisa tidur. Mereka pun memandang ke langit malam melalui jendela kamar Putri Sofi. Tiba-tiba Putri Sofi membuat permintaan.

"Ambilkan bulan, Yah."

Nah lho! Bagaimana cara mengambil bulan? Raja pun memutar akal mencari cara bagaimana bisa mengambil bulan di atas langit untuk putri kesayangannya. Putri Sofi menyarankannya untuk melompat-lompat. Saat Raja melompat-lompat di halaman istana, datanglah Koki istana yang menyarankan Raja untuk melompat sambil melempar wortel ke arah bulan.

Saat Raja dan Koki istana melompat sambil melempar wortel, datanglah Ksatria yang mendengar keributan. Lalu Ksatria itu menyarankan raja untuk naik ke pundaknya sambil menusuk tombak ke bulan. Mereka bertiga pun saling naik ke pundak dan Raja berusaha menusukkan tombak yang ujungnya diberi wortel biar tambah panjang. Tapi nggak berhasil juga!

Terakhir, datanglah tukang kebun yang memberikan saran lain. Ah, susahnya mengambil bulan ya? Bisakah Raja dan ketiga pekerja istana setianya mengambil bulan untuk Putri Sofi?

Cerita yang lucu! Dengan ilustrasi yang bagus dan cerita yang simpel, dijamin membuat anak-anak terpingkal-pingkal mendengarnya. Apalagi kalau yang bercerita sambil mencontohkan apa yang dilakukan Raja.

Ayo membaca untuk anak-anak :)

View all my reviews

Wednesday, March 18, 2015

Pipi Tak Mau Terbang -- Yovita Siswati

Pipi Tak Mau TerbangPipi Tak Mau Terbang by Yovita Siswati

My rating: 3 of 5 stars


Pipi si burung pipit menolak untuk belajar terbang. Dia memilih untuk tidur dan melamun saja sepanjang hari. Pipi  memang burung yang pemalas. Ibunya pernah menyuruhnya belajar terbang, namun apa jawab Pipi? Katanya dia akan menggunakan otaknya saja, tidak perlu belajar terbang seperti yang lain untuk pergi ke mana-mana.

Saat tiba waktunya masuk sekolah, ibu berkata bahwa suka tidak suka, Pipi harus mengepakkan sayapnya, karena sekolahnya terletak di seberang sungai dan di atas bukit. Pipi berpikir keras untuk tidak menggunakan sayap. Dia pun menumpang gajahyang saat itu akan mandi di sungai. Di sungai, dia menumpang buaya yang menyeberang. Di seberang sungai dia menumpang badak. Dan untuk naik bukit dia berpegangan pada ekor kambing gunung yang berlari sangat kencang. Setibanya di atas bukit, ternyata sekolahnya berada di atas dahan pohon tertinggi. Bagaimana Pipi menggunakan otaknya untuk bisa sampai ke sekolah tanpa terbang? Sementara di belakangnya mengendap-endap seekor serigala yang hendak memangsanya!

Buku Pipi tak mau terbang ini ilustrasinya sangat menarik. Begitu pula buku-buku lain dalam seri cerita binatang lainnya. Di halaman paling belakang terdapat kata mutiara, seperti dalam buku ini: “mempelajari sesuatu yang baru tentu menyenangkan dan ada gunanya.”

Pembaca cilik akan menyukai buku ini karena selain ilustrasi yang menarik dan warna yang cerah, ceritanya pun sangat dekat dengan keseharian.




View all my reviews