Mockingjay (The Hunger Games, #3)
by
Suzanne Collins
My rating: 3 of 5 stars
Baru sempat bikin reviewnya niihh.. Padahal ceritanya juga udah lupa-lupa inget gitu. Jadi banyakan kata 'kalo nggak salah'nya nih bakalannya.
So, Pemberontakan dimulai di distriknya Katniss. Mereka nggak pingin lagi dijajah sama Capitol. Tapi Capitol ngotot dan mengejar Katniss. Maka dia pun dilarikan ke distrik lain agar selamat. Kenapa? Karena Katniss adalah lambang mereka, Katniss adalah inspirasi mereka, Katniss adalah simbol kemerdekaan, pemberontakan yang dibutuhkan semua orang di setiap distrik.
Nice story and can't wait to see the movie, coz I love the hunger games movie :)
Showing posts with label suzanne collins. Show all posts
Showing posts with label suzanne collins. Show all posts
Friday, November 26, 2010
Tuesday, October 19, 2010
Catching Fire -- Suzanne Collins
Catching Fire (The Hunger Games, #2)
by
Suzanne Collins
My rating: 4 of 5 stars
** spoiler alert ** Kelar dalam dua hari!
Catching Fire menceritakan kehidupan setelah kemenangan Katniss dan Peeta. Katniss tahu Capitol marah padanya karena trik buah berry yang dilakukannya di akhir permainan. Dan terbukti sebelum permainan akbar yang disebut Quarter Quell yang terjadi tiap 25 tahun sekali, presiden Snow mendatangi Katniss dan mengancamnya. Karena ternyata, pemberontakan sudah mulai bergejolak di beberapa distrik.
Saat pengumuman Quarter Quell, seperti biasa Capitol membuat peraturan baru yang menyatakan bahwa para pemenang-pemenang terdahulu dari permainan The Hunger Games lah yang akan menjadi pesertanya. Bayangin, ada nenek-nenek yang udah berusia lanjut dan harus ikut dalam permainan Hunger Games. Bener-bener gila ya si Snow?
Anyway, Katniss disuruh bergabung dengan peserta dari distrik lain, tapi karena dia pikir juga in the end mereka bakal saling bunuh, Katniss dan Peeta memutuskan untuk jalan sendiri aja, gak perlu bergabung dengan siapa pun.
Permainan Hunger Games nggak banyak digambarkan dan rasanya gregetnya kurang aja dibanding buku pertama. Mungkin karena udah expect bakal ada pembunuhan, jadi gak terlalu penasaran lagi.
Lanjut dengan skip-skip beberapa bagian (mulai jadi kebiasaan nih) Akhirnya sampailah di akhir cerita dimana Katniss di saat terakhir akan melepas anak panahnya, teringat pesan Haymitch bahwa Katniss harus ingat, siapa sesungguhnya musuh mereka. Katniss pun mengurungkan niat membunuh salah satu peserta dan menghancurkan arena permainan the Hunger Games.
Katniss dibawa ke suatu tempat dan ketika sadar, Gale ada disisinya. Katniss yang khawatir perbuatannya membahayakan ibu dan adiknya, mendapat berita bahwa distrik 12, tempatnya tinggal, kini tak ada lagi. Hancur diluluhlantahkan oleh Capitol.
Endingnya ngangetin!!! Bikin pengen buru-buru baca Mockingjay. Apa bener tuh distrik 12 hancur? Trus, ibu dan Prim gimana? Trus, Peeta gimana? Hadeeuuhhh... gak bisa berenti dulu deh nih *ngucek mata*
My rating: 4 of 5 stars
** spoiler alert ** Kelar dalam dua hari!
Catching Fire menceritakan kehidupan setelah kemenangan Katniss dan Peeta. Katniss tahu Capitol marah padanya karena trik buah berry yang dilakukannya di akhir permainan. Dan terbukti sebelum permainan akbar yang disebut Quarter Quell yang terjadi tiap 25 tahun sekali, presiden Snow mendatangi Katniss dan mengancamnya. Karena ternyata, pemberontakan sudah mulai bergejolak di beberapa distrik.
Saat pengumuman Quarter Quell, seperti biasa Capitol membuat peraturan baru yang menyatakan bahwa para pemenang-pemenang terdahulu dari permainan The Hunger Games lah yang akan menjadi pesertanya. Bayangin, ada nenek-nenek yang udah berusia lanjut dan harus ikut dalam permainan Hunger Games. Bener-bener gila ya si Snow?
Anyway, Katniss disuruh bergabung dengan peserta dari distrik lain, tapi karena dia pikir juga in the end mereka bakal saling bunuh, Katniss dan Peeta memutuskan untuk jalan sendiri aja, gak perlu bergabung dengan siapa pun.
Permainan Hunger Games nggak banyak digambarkan dan rasanya gregetnya kurang aja dibanding buku pertama. Mungkin karena udah expect bakal ada pembunuhan, jadi gak terlalu penasaran lagi.
Lanjut dengan skip-skip beberapa bagian (mulai jadi kebiasaan nih) Akhirnya sampailah di akhir cerita dimana Katniss di saat terakhir akan melepas anak panahnya, teringat pesan Haymitch bahwa Katniss harus ingat, siapa sesungguhnya musuh mereka. Katniss pun mengurungkan niat membunuh salah satu peserta dan menghancurkan arena permainan the Hunger Games.
Katniss dibawa ke suatu tempat dan ketika sadar, Gale ada disisinya. Katniss yang khawatir perbuatannya membahayakan ibu dan adiknya, mendapat berita bahwa distrik 12, tempatnya tinggal, kini tak ada lagi. Hancur diluluhlantahkan oleh Capitol.
Endingnya ngangetin!!! Bikin pengen buru-buru baca Mockingjay. Apa bener tuh distrik 12 hancur? Trus, ibu dan Prim gimana? Trus, Peeta gimana? Hadeeuuhhh... gak bisa berenti dulu deh nih *ngucek mata*
Thursday, October 14, 2010
The Hunger Games -- Suzanne Collins
The Hunger Games (The Hunger Games #1) by
Suzanne Collins
My rating: 5 of 5 stars
"Out of the corner of my eye, I see Peeta extend his hand. I look at him, unsure. "One more time? For the audience?" he says. His voice isn't angry. It's hollow, which is worse. Already the boy with the bread is slipping away from me.
I take his hand, holding on tightly, preparing for the cameras, and dreading the moment when I will finally have to let go."
*SIGH* what a beautiful end! I love this book!!!
Katniss mengajukan dirinya menjadi pengganti adiknya, Prim, sebagai peserta yang akan dikirim dari masing-masing distrik utk permainan The Hunger Games. Permainan mematikan yang sebenarnya gak mendidik banget. Tapi kenapa buku ini sangat populer untuk anak-anak middle school di kantor saya ya? Apa karena faktor bunuh-membunuhnya? Atau apa?
Anyway, awalnya saya membayangkan buku ini bakal menggambarkan kesadisan permainan The Hunger Games secara detail. Tapi nyatanya nggak tuh, which is good! Di dalam permainan ini, Katniss menunjukkan keahliannya dalam bertahan hidup di hutan, berkat berburu setiap hari bersama temannya Gale. Makin ke halaman belakang, saya makin penasaran dan tentu aja berharap Katniss dan Peeta menang. Well, sebenernya udah tau sih kalo mereka menang, karena pas bikin summary utk buku keduanya, udah tau kalo mereka berdua pemenangnya.
Susahnya menjadi librarian yang setiap hari ngunyah buku gini nih, spoiler is an everyday thing :) *curcol* Makanya akhirnya yang membuat pengen baca terus sebuah buku setelah tau spoilernya adalah proses menuju si spoiler itu :p So, don't worry if you give me any spoilers, kalo bukunya menarik, I will still read it. Kalo kira-kira gak menarik, spoiler will be enough to ruin my appetite :p
Back to the book, the Hunger Games yang menonjolkan kisah cinta yang diperankan kedua peserta dari distrik 12 ini nyatanya malah mendapatkan sponsor yang mengirimkan hadiah-hadiah yang mereka butuhkan. Dan akhirnya setelah mereka berdua menang, Katniss yang bingung... "maa-uu dibaa-wa kemanaa hubungan kitaaaaa... *Armada mode ON* :D
So, lanjut buku ke 2? Cathcing Fire.
My rating: 5 of 5 stars
"Out of the corner of my eye, I see Peeta extend his hand. I look at him, unsure. "One more time? For the audience?" he says. His voice isn't angry. It's hollow, which is worse. Already the boy with the bread is slipping away from me.
I take his hand, holding on tightly, preparing for the cameras, and dreading the moment when I will finally have to let go."
*SIGH* what a beautiful end! I love this book!!!
Katniss mengajukan dirinya menjadi pengganti adiknya, Prim, sebagai peserta yang akan dikirim dari masing-masing distrik utk permainan The Hunger Games. Permainan mematikan yang sebenarnya gak mendidik banget. Tapi kenapa buku ini sangat populer untuk anak-anak middle school di kantor saya ya? Apa karena faktor bunuh-membunuhnya? Atau apa?
Anyway, awalnya saya membayangkan buku ini bakal menggambarkan kesadisan permainan The Hunger Games secara detail. Tapi nyatanya nggak tuh, which is good! Di dalam permainan ini, Katniss menunjukkan keahliannya dalam bertahan hidup di hutan, berkat berburu setiap hari bersama temannya Gale. Makin ke halaman belakang, saya makin penasaran dan tentu aja berharap Katniss dan Peeta menang. Well, sebenernya udah tau sih kalo mereka menang, karena pas bikin summary utk buku keduanya, udah tau kalo mereka berdua pemenangnya.
Susahnya menjadi librarian yang setiap hari ngunyah buku gini nih, spoiler is an everyday thing :) *curcol* Makanya akhirnya yang membuat pengen baca terus sebuah buku setelah tau spoilernya adalah proses menuju si spoiler itu :p So, don't worry if you give me any spoilers, kalo bukunya menarik, I will still read it. Kalo kira-kira gak menarik, spoiler will be enough to ruin my appetite :p
Back to the book, the Hunger Games yang menonjolkan kisah cinta yang diperankan kedua peserta dari distrik 12 ini nyatanya malah mendapatkan sponsor yang mengirimkan hadiah-hadiah yang mereka butuhkan. Dan akhirnya setelah mereka berdua menang, Katniss yang bingung... "maa-uu dibaa-wa kemanaa hubungan kitaaaaa... *Armada mode ON* :D
So, lanjut buku ke 2? Cathcing Fire.
Subscribe to:
Comments (Atom)


