Monday, December 08, 2014

Cinta / Pergi, by Herjuno Tisnoaji


by

My rating: 2 of 5 stars

Saya suka covernya. Warnanya manis banget. Dari gambar cover saya bisa menarik kesimpulan awal, bahwa novel ini tentang remaja di SMU. I like the colour :)

Novel ini bercerita tentang seorang remaja pria bernama Reizo (namanya unik) yang dikatakan di sini bahwa dia berandalan. Oleh karena keberandalannya itu, Florina, seorang gadis teman sekolahnya Reizo, penasaran dan ingin menulis novel tentang Reizo.

Awalnya Reizo tentu saja menolak! Mana enak diikuti orang kemana-mana. Ruang gerak pasti akan terbatas jadinya. Tapi karena Florina cantik dan sepertinya Reizo terkesan sama gadis ini (saya sedikit risih membaca kata 'cewek' kok kayaknya gimanaaa gitu) akhirnya Florina diperbolehkan mengikutinya dan menjadikannya bahan riset untuk novelnya.

Suatu hari, mereka terjebak di sebuah tawuran, dan Reizo melindungi Florina dari kejaran anak-anak tawuran. Setelahnya, Florina berkata kalau dia tidak akan melanjutkan lagi risetnya karena Reizo sudah menyelamatkan dia, which means, sebelumnya mereka sudah punya perjanjian bahwa gadis itu akan berhenti mengikuti Reizo, kalau Reizo ternyata harus menyelamatkan dia.

Selanjutnya, hari-hari Reizo menjadi sepi karena ketidakhadiran Florina. Biasanya gadis itu selalu mengikutinya, kini Reizo kemana-mana sendiri. Yah, biasa deh, kalau sudah kehilangan kan baru berasa memiliki. *curcol dikit*

Anyway, Reizo yang sejak awal bermasalah dengan ayahnya, akhirnya memutuskan untuk pergi dari rumah setelah bertengkar. Reizo meminta Florina untuk mengijinkannya menginap di rumah gadis itu. Dan setelah kedua orang tua Florina setuju, Reizo pun tinggal bersama keluarga Florina.

Secara keseluruhan, novel ini seperti berisi kegalauan. Saya jadi ingat novel yang judulnya The Catcher in the Rye, karangan J.D. Salinger. Isinya tentang anak remaja pria yang galau abieeesss... Nah, novel ini kurang lebih sama deh gitu. Isinya jalan pikiran Reizo.

Tetapi kadang saya dibingungkan dengan adegan di dalamnya. Saat Reizo sedang ngomong sama Florina, pernah seperti sedang ngomong sendiri. Kalau soal typo nggak usah diragukan lagi. Buanyak!! Ini nih memang masalah besar kalau tidak diperhatikan dengan seksama *PR buat editornya ya :)*

Untuk plot, novel ini cenderung datar memang. Tidak ada konflik yang gimana gitu. Gregetnya jadi kurang. Padahal kehidupan seorang berandalan kan mestinya naik-turun seperti roller coaster, mungkin kalau dieksplore lagi bisa dapet yang 'menggigit.' Reizo juga tampak seperti anak SMU galau biasa. Nggak berasa berandalannya.

Bahasanya untuk novel remaja, terlalu baku dan berbunga-bunga. Kurang cocok dengan pangsa pasarnya yang mungkin lebih pas kalau pakai 'lo' 'gua'. Tapi kalau memang sedang cari novel yang super-ringan-tanpa-konflik-tanpa-mikir, boleh lah baca novel ini.

*
Link review di Goodreads, klik sini.
Post a Comment