Saturday, January 23, 2016

Angels Next Door -- Karen McCombie

Angels Next DoorAngels Next Door by Karen McCombie

My rating: 3 of 5 stars

Novel dengan tema yang mungkin sudah mainstream, tentang persahabatan, namun racikan cerita di dalamnya seru untuk diikuti. Apalagi ada hal yang nggak biasa di dalamnya. Oke, dari pada makin penasaran, saya langsung saja.

Riley dan Tia adalah dua sahabat yang tak terpisahkan. Di mana ada Tia, di situ ada Riley. Begitu pun sebaliknya. Tia selalu membela Riley, menjauhkan para bully, dan Riley merasa aman berada di dekat Tia. Mereka berteman sejak kecil, bahkan rumah mereka pun bersebelahan. Tempat favorit mereka adalah di atas bukit di mana terdapat sebuah patung malaikat yang seolah menjaga tempat itu.

Suatu hari, Tia mengatakan bahwa dia akan pindah ke New Zealand. Riley merasa sedih dan dia juga merasa seperti kehilangan separuh dirinya. Di sekolah, Riley merasa tidak berdaya saat Lauren, bully di sekolah, mulai mengganggunya. Dia hanya ingin menghilang, tidak diperhatikan, dan sendirian. Namun yang mengherankan, setiap kali dia ingin tidak terlihat, sesuatu terjadi yang membuatnya menjadi pusat perhatian.

pic.credit: https://www.instagram.com/sylnamira/
Dot (semacam adik tirinya) mengatakan bahwa malaikat akan pindah ke rumah sebelah. Riley tidak begitu menghiraukan karena Dot memiliki imajinasi yang lumayan tinggi. Namun saat tetangga baru mereka datang, Riley tertegun melihat penampilan ketiga gadis yang akan menjadi tetangga barunya itu. Ketiga gadis itu seusia, namun wajah dan penampilan mereka sangat berbeda. Dan coba tebak, siapa mereka? Mereka adalah keluarga Angelos.

Setelah mendapatkan tetangga baru, kehidupan Riley makin terasa aneh, melebihi tetangga barunya. Ketiga gadis itu sangat sulit ditebak. Sesaat mereka tampak ingin berteman dengannya, tapi di saat lain mereka seperti ingin menjauhinya. Dan mereka pun tidak banyak bicara. Saat semua itu terjadi, Riley merindukan Tia dan berharap Tia ada di sisinya untuk membantunya. Akan tetapi Tia sudah pindah, dan dia harus melanjutkan hidup.

Bisakah Riley menemukan jati dirinya kembali setelah kepergian Tia, dan menjadi dirinya sendiri? Siapakah gadis-gadis Angelos yang tidak hanya penampilannya nyentrik, namun juga pembawaannya yang tidak biasa? Novel yang pas untuk remaja yang sering merasa tidak bisa hidup ketika sahabatnya pergi.

photo: personal doc
Jadi ingat, ketika jaman sekolah memang kita cenderung untuk mencari satu atau segerombol teman untuk bisa eksis di dunia persekolahan. Dan kita cenderung main sama teman yang itu-itu saja. Tidak salah memiliki sahabat, namun saat kita tidak punya teman lain selain sahabat kita itu, kita akan merasa sendiri saat sahabat kita harus pergi. Oleh karenanya, bertemanlah dengan banyak orang. Sehingga jika sahabat kita harus pergi, kita masih memiliki teman lain untuk diajak bermain.

View all my reviews
Post a Comment