Tuesday, July 12, 2005

No, David! -- David Shannon


Ibu David selalu berkata: "No, David!"

Deskripsi:

Cerita keseharian David yang selalu dibilang: "Tidak!" atau "Jangan!" Jika melakukan sesuatu.

Review:

Pada suatu hari sang penulis buku menerima kiriman buku dari ibunya yang berisi gambar-gambar yang David buat sendiri semasa dia masih kecil. Gambar-gambar itu menceritakan kegiatan dia, dengan dua kata di setiap halaman. Kata NO dan DAVID, yang memang baru itu yang dia bisa tulis. Kemudian sang penulis memutuskan untuk menulis ulang buku tersebut. Begini ceritanya:

Apapun yang dia lakukan selalu dilarang. David mencoret-coret tembok rumah, dilarang. Masuk kerumah dengan kaki kotor penuh lumpur, dilarang. Bermain-main di bak mandi, sampe airnya tumpah, dilarang. Lompat-lompat diatas tempat tidur, dilarang. Main softball didalam rumah, dilarang. Akhirnya Ibu David marah dan menghukumnya karena setelah dilarang David tetep main didalam rumah sehingga keramik vas bunga pecah.

David duduk dibangku kecil dipojok rumah sambil menangis, lalu ibunya memanggil David, dan mengucapkan kata "YES" yang langka terdengar dirumah David. Ibu David berkata: "Yes David, I love you" sambil memeluk David.

Dengan ilustrasi yang menarik, khas anak-anak, buku ini menggambarkan kenakalan anak-anak yang terlihat sangat menyebalkan tapi masih dalam batas wajar sebenernya. Misal: Corat-coret tembok, itu terjadi pada tiap rumah yang punya anak kecil. Lompat-lompat diatas tempat tidur, tidak ada anak kecil yang bisa menahan diri untuk tidak melompat diatas tempat tidur. Jadi sebenernya percuma aja ngelarang-larang anak-anak. Toh mereka hanya bersenang-senang. Nanti setelah mereka besar kebiasaan itu akan hilang sendiri. Seperti Nan & May, mereka sekarang tidak lagi mencoret tembok, meskipun lompat diatas kasur masih. Tapi ya sudah dinikmati aja ke'nakal'an mereka. Namanya juga anak-anak :)

Tiap udah mo akhir-akhir halaman, biasanya wajah May langsung berubah sendu gitu. Karena di halaman akhir David dipeluk sama Ibunya. Dan May pun minta dipeluk seperti David dipeluk ibunya. Maunya dipeluknya sama pula posisinya kek di gambar sebelah itu. Dengan satu tangan megang sisi kepalanya dan mengelus rambutnya, tangan satu lagi memeluk badannya. Pernah nih, suatu hari dia buka buku ini siang hari, Mum gi kerja. Pas nyampe di akhir halaman, dia nangis! Minta dipeluk seperti David. Gak mau ganti dipeluk Mami, gak mau dipeluk Teta, bahkan dipeluk KK juga gak mau! "Mau dipeluk Bundaaa..."

Sweet little angels... Jadi kangen, pengen cepet pulang euy!
Post a Comment