Sunday, February 09, 2014

The Other Boleyn Girl -- Philippa Gregory

by

My rating: 4 of 5 stars

WOW! Fascinating!

Saya membaca buku ini setelah menonton filmnya. Yup, itu kesalahan besar. Namun saat itu saya tidak tau kalau film dengan judul yang sama itu, ternyata diangkat dari novel *oh, so kudet!* Ketika tanpa sengaja menemukan buku ini di koleksi perpus, langsung ambil dan nggak nunggu-nunggu lagi langsung baca.

Isinya? Sangat jauh beda dengan yang digambarkan dalam film *ya iyalah!* dan lebih oke. Sesuai dengan ekspektasi saya yang memang berharap buku tebal ini akan bagus.

Kisahnya tentang kerajaan Inggris di jaman Tudor, di mana raja yang berkuasa saat itu, Henry, memiliki seorang ratu yang tidak mampu memberikannya keturunan laki-laki sebagai penerus tahta. Oleh karena itu, raja Henry pun mengambil mistress untuk mendapatkan keturunan laki-laki.

Adalah mary, seorang gadis dari keluarga Boleyn, yang di'umpan'kan pada sang raja. Dan berhasil! Raja tertarik pada Mary yang manis, lembut, dan tidak pernah menuntut apapun darinya meskipun dia sangat dekat dengan raja. Keluarga Mary sangat mendukungnya untuk bisa mendapatkan seorang anak laki-laki dari raja. Namun apa daya, ternyata anak perempuan yang didapatnya. Mary yang diambil dari suaminya untuk dijadikan mistress sang raja, berusaha lagi dan akhirnya berhasil mendapatkan seorang anak laki-laki.

Namun tidak seperti yang diharapkan keluarga Boleyn bahwa anak laki-laki tersebut akan dijadikan penerus tahta, Mary malah tersingkirkan oleh saingannya seumur hidupnya, yang tak lain tak bukan adalah kakaknya sendiri, Anne.

Anne yang awalnya hanya dijadikan pengalih perhatian raja agar tidak berpaling ke gadis dari keluarga lain, ternyata makin berambisi untuk merebut posisi Mary. Tidak hanya itu, posisi ratu pun diincarnya karena Anne tidak mau setengah-setengah. Anne mulai melancarkan serangan-serangan agresif pada raja agar menceraikan ratu, dan juga mempengaruhi parlemen untuk mendukungnya.

Bukan hal mudah menyingkirkan ratu, karena ratu adalah putri dari Spanyol. Henry mencari-cari alasan untuk membatalkan pernikahannya dengan ratu. Hingga melibatkan kekuatan tertinggi, Paus. Cerita makin rumit, ketika akhirnya ratu berhasil disingkirkan, dan Anne menikah dengan raja.

Ternyata, posisi menjadi ratu tidak membawa kebahagiaan pada Anne. Hatinya malah gelisah melihat kelakuan raja yang masih juga mengincar gadis-gadis cantik untuk dijadikan mistressnya. Padahal Anne dulu pun berada di posisi yang sama. Anne yang stress hanya berhasil memberikan seorang anak perempuan pada raja. Selebihnya tidak ada janin yang terlahir hingga sempurna.

Banyak hal yang Anne lakukan untuk melicinkan jalannya menuju tahta, dan itu adalah harga mahal yang harus dibayarnya saat pada akhirnya Anne tak berhasil juga mendapatkan keturunan laki-laki bagi sang raja. Konspirasi pun mulai terjalin untuk menyingkirkan Anne. Raja kini memiliki gadis baru lagi, dan Anne pun mendapati posisinya seperti mantan ratu dahulu. Tersingkirkan, bahkan nyawanya terancam oleh tuduhan sihir dan perzinahan yang diarahkan padanya.

Begitu rumit, namun begitu terpolanya kehidupan di istana itu ya ternyata. Ada ratu, ada mistress. Bosan dengan mistress yang satu, ganti dengan yang lain. So easy.

Bagi yang menyukai novel sejarah, pasti akan menyukai The Other Boleyn Girl. Saran saya, jangan nonton dulu! Karena isinya beda banget sama filmnya.
Post a Comment