Sunday, June 21, 2015

Bitterballen Love -- Alana Izarra

Bitterballen LoveBitterballen Love by Alana Izarra
My rating: 3 of 5 stars

Aliya menginginkan hidup yang normal, jauh dari sorotan teman-temannya, karena masa lalu yang ingin dia sembunyikan. Selama 5 bulan menjadi murid kelas 10 di SMA Bhuana yang non favorit, Aliya berhasil menjadi siswa yang tidak menonjol. Namun saat dirinya terbentur masalah keuangan, Aliya terpaksa berjualan di kelas. Dan ternyata salah satu teman sekelasnya, Vanya yang cantik dan populer, merasa terganggu dengan jualannya Aliya.

Vanya akan menyindir dan mengganggunya, namun Chika dan Zia, dua sahabat Aliya akan selalu maju untuk membelanya. Hingga suatu hari, bu Hilda (wali kelasnya) mengetahui perihal pasar kagetnya tersebut dan memanggilnya ke ruang kantor. Alih-alih marah, bu Hilda mengingatkannya dengan lemah lembut bahwa itu melanggar peraturan sekolah, guru itu pun memesan risoles Aliya untuk acara arisan di rumahnya.

Saat Aliya mengantarkan risoles, seorang pemuda membukakan pintu pagar rumah bu Hilda, yang ternyata adalah Danur. Cowok yang selalu dihindarinya, yang paling dibencinya di seluruh dunia. Baginya, Danur dan keluarganya adalah penyebab dirinya dan keluarganya hidup susah seperti sekarang ini.

Setelah dilarang berjualan di kelas, Zia mengusulkan untuk menaruh dagangannya di kantin. Dan ternyata bu Peni, pemilik kantin, menyukai contoh risoles dan bitterballen berbentuk love buatan Aliya dan menyetujui sistem konsinyasi di kantinnya. Aliya pun kembali merasa hidup dengan kegiatannya di dapur. Dia memang sangat menyukai memasak!

Bagaimanakah kehidupan Aliya selanjutnya? Ada kejadian apakah dengan keluarganya yang menyebabkannya sekarang jatuh miskin? Mengapa Danur selalu mengejarnya untuk meminta maaf? Apakah yang telah terjadi di antara mereka?

Novel remaja ini termasuk ringan dan enak dibaca. Bahasanya mengalir dan emosinya terjaga tetapi tidak lebay. Untuk typo sendiri ada beberapa, namun di bagian akhir saja dan itu pun dimaafkan karena ceritanya bikin penasaran abis!

Dilengkapi dengan resep Americam Risoles, Bitterballen, dan Risoles Rogut, buku ini sukses membuat saya membayangkan renyahnya si tepung panir yang membalut kulit risoles, dan ingin mencoba rese-resep di dalamnya.

Cucok untuk anak remaja, juga buat bacaan ringan orang dewasa yang sedang tidak ingin baca novel berat. Jumlah halamannya yang tidak terlalu tebal membuat buku ini bisa habis dibaca dalam sekali duduk. Yaa, duduknya agak lama juga sih :)

Anyway, good job! And I'm waiting for some more books from the author.

View all my reviews
Post a Comment