Tuesday, September 22, 2015

The Ghost and Mrs. Muir -- R.A. Dick

The Ghost and Mrs. Muir: Vintage Movie ClassicsThe Ghost and Mrs. Muir: Vintage Movie Classics by R.A. Dick
My rating: 3 of 5 stars

Untuk cerita klasik, cukup seru. Apalagi ternyata ada filmnya, yang nanti akan menyusul reviewnya.

Novel yang ternyata nggak terlalu panjang ini (saya baca versi ebooknya) menceritakan tentang seorang single parent (perempuan muda dengan dua anak) yang ditinggal mati suaminya. Setelah bertahun-tahun hidup dibawah perintah kakak iparnya yang sangat mendominasi, akhirnya Lucy Muir memberanikan diri membeli rumah di kota yang jauh dari London.

Di sana, dia merasa cocok dengan sebuah rumah yang ternyata berhantu. Penjual rumah berusaha menjual rumah yang lain, namun Lucy tetap memilih rumah itu dan meminta si penjual untuk membiarkannya menginap secara gratis untuk beberapa malam sebagai percobaan.

Di malam dia menginap bersama pembantu setianya, Martha, Lucy mendengar suara Captain Gregg, hantu pemilik rumah yang gentayangan. Namun Lucy bukannya takut, malah menantang si hantu dan mengatainya bodoh. Karena kalau memang dia begitu mencintai hidup, kenapa juga bunuh diri? Si Captain tersinggung dan bercerita bahwa dia mati bukan karena bunuh diri, melainkan karena gas bocor *ngenes*.

Singkat cerita, Lucy membeli rumah itu dengan menggunakan uang si Captain, namun dengan syarat rumah itu nantinya harus dijadikan rumah peristirahatan para pelaut, setelah Lucy meninggal. Lucy pun setuju.

pic.credit:
https://www.instagram.com/sylnamira/
 
Seiring berjalannya waktu, Lucy dan Captain selalu berkomunikasi setelah anak-anak Lucy: Cyril dan Anna, tidur. Lucy tidak ingin Captain mengganggu atau menakuti anak-anaknya dengan muncul atau bersuara di depan mereka.

Keadaan jadi kocak saat Captain ikut campur dalam kehidupan pribadi Lucy, dan bertaruh bahwa Lucy akan jatuh cinta pada pria pertama yang ditemuinya *dan ternyata benar kejadian* :p

Ceritanya sih sebenarnya simple banget. Saat Lucy butuh uang, dia nulis buku *isinya tentang perjalanan hidup Captain* dan bukunya dengan mudah dipublish *aduh, itu impian semua penulis deh* dan royaltinya banyak karena buku itu terus difilmin, dan diterjemahin dalam beberapa bahasa *hiks, ngiriiii*

Dan saat anak-anaknya dewasa dan menemui rintangan dalam menjalani cita-cita mereka, Captain pun memberi solusi yang bisa diterima semua pihak. Over all, ini cerita memang ringan banget, dan typical cerita klasik ya seperti ini. Jadi kepo sama filmnya :D

View all my reviews
Post a Comment