Tuesday, November 17, 2015

Super-Completely and Totally the Messiest! -- Judith Viorst

Super-Completely and Totally the Messiest!Super-Completely and Totally the Messiest! by Judith Viorst

My rating: 3 of 5 stars

Kalau mau tahu siapa yang paling berantakan, tanya deh sama Olivia. Dia pasti akan menjawab: Sophie. Kenapa? Karena Sophie adalah adik kecilnya yang paling berantakan. Kalau Olivia masuk ke kamar Sophie, sudah dapat dipastikan bahwa dia tidak akan mudah menemukan Sophie. Karena selain di lantai kamarnya yang berantakan, atas tempat tidur, dalam lemari, dan seluruh sudut kamarnya BERANTAKAN. Kadang Olivia beruntung bisa melihat kaki atau kepalanya Sophie yang menyembul.

Sophie tidak hanya membuat berantakan di kamarnya. Tapi juga seluruh rumah DAN di sekolah. Dan kalau kau pikir dia akan tetap rapi saat didandani baju bagus untuk ke pesta ulang tahun, kamu salah besar! Karena setibanya di pesta, Sophie pasti sudah berantakan.

Namun, ayah, ibu, bahkan Jake, mengingatkan Olivia bahwa ada kelebihan Sophie yang mungkin tidak dilihatnya karena yang menjadi fokus Olivia adalah betapa berantakannya Sophie.

Cerita anak ini mengisahkan tentang Sophie yang super messy, dituturkan oleh kakaknya Olivia yang kebalikan dari Sophie. Olivia rajin, dan sering dibandingkan dengan Sophie.

"Try to be more like me--Olivia," says Olivia.

"Try to hold the plates tight, like Olivia," Mum says.

Kalau saya jadi Sophie, saya bakal sengaja ngeberantakin. Siapa juga yang suka dibanding-bandingin, ya nggak?

Buku ini awalnya bagus, saya suka dan berpikir untuk membacakannya saat story telling. Tapi makin saya baca, kok saya malah bosan? Kenapa? Karena isinya pengulangan tentang kelakuan Sophie yang selalu berantakan, tentang bagaimana Sophie mau jadi anak rapi tapi selalu lupa, dan lainnya.

Seolah penulis ingin menuliskan semua ke-messy-an Sophie dalam satu buku, tapi jadinya kebanyakan dan nggak seru lagi. Tahu kan, sesuatu yang terlalu berlebihan tidak baik hasilnya. Kalau saja buku ini lebih pendek dan lebih straight forward tentang apa yang ingin disampaikan, mungkin akan lebih baik.

Ilustrasinya saya suka! Dan ternyata Robin Preiss Glasser adalah ilustrator buku-buku Fancy Nancy *kalau belum tau Fancy Nancy, coba search deh* No wonder ilustrasinya terasa familiar. Dan terlepas dari rasa bosan membaca ceritanya, saya sangat menikmati ilustrasi yang disuguhkan di dalam buku ini.

View all my reviews
Post a Comment