Showing posts with label origami. Show all posts
Showing posts with label origami. Show all posts

Tuesday, March 01, 2016

Yuk, Buat Bookmark Unyu

Bookmark. Selembar kertas yang diselipkan di buku, untuk menandai tempat terakhir membaca. (sumber: ngarang sendiri) :p

Bagi pembaca, tentunya bookmark adalah hal penting. Saya sendiri, kalau beli buku dan di dalamnya ada bookmark sebagai bonus, senangnya bukan kepalang! He-he, kan bahagia itu sederhana ;)

Tapi bagi saya pribadi, bookmark tidak harus yang bentuknya formal seperti pembatas buku yang jadi bonusan, atau yang khusus beli di toko. Kalau saya membaca buku, kemudian tidak ada bookmark, saya bisa menggunakan struk belanja, atau bahkan hanya sobekan kertas pun jadi. Yang penting, lembaran buku tidak terlipat. Paling kzl tau, kalau nemuin buku yang ada dog ear nya. Rasanya yang baca buku itu mo di....#$@*^%!!...uggghhh!!

Belakangan, saya lagi suka membuat bookmark origami yang unyu. Tadinya memang untuk iseng saja, karena saya memang penyuka origami, dan kebetulan lagi tidak punya bookmark untuk buku yang sedang saya baca. Maka saya buka lah itu channel YouTube ini, dan ketemu deh tutorial membuat bookmark untuk diselipkan di pojok buku. Lucu-lucu banget!

Langsung dong, saya ambil selembar kertas origami, mulai lipat-lipat, dikombinasi dengan menggunting dan menempel, jadi lah origami bookmark saya. Lalu karena library juga lagi sepi, saya pun tidak berhenti. Tambah satu lagi, kreasiin bentuk lain yang tidak ada di tutorial, dan akhirnya jadi deh beraneka bookmark yang unyu. Bahkan teman saya request dibuatin bentuk kodok. Walo nggak mirip, tapi idenya sih kodok :D Bisa tebak yang mana dari gambar di bawah?


Pic Credit: https://www.instagram.com/sylnamira/
Rencananya, saya mau buat yang banyak dan akan saya bagikan ke anak-anak yang rajin datang ke library. Only the chosen ones ;) Membuat mereka bahagia juga sederhana, kok :)

Ayo ah coba, gampil kok! Nih, saya kasih lagi link YouTubenya. Enjoy!

Monday, February 09, 2015

Lakon Librarian: Library Origami Club

Library Origami Club
Add caption

Di library, saya mengadakan kelas origami untuk siswa yang menunggu kakaknya yang belum pulang. Oleh karenanya, kelas origami gratis ini diadakan sore hari. Dan pesertanya pun terbatas, karena hanya siswa yang menunggu kakaknya saja yang diperbolehkan masuk ke library. Sementara yang lain harus menunggu dijemput di lobby sekolah.

Belakangan, melihat animo siswa yang cukup tinggi untuk diajari membuat origami, maka saya pun berinisiatif untuk membuat The Exclusive Library Origami Club *tsaaahh!* khusus untuk siswa kelas 1 & 2 saja. Gratis! Diadakan setiap hari Selasa. Jam nya pun dipindah, disesuaikan dengan jam makan siang mereka, yaitu 15 menit sebelum bel masuk kelas.

1st meeting
Add caption

Saya mulai mengumpulkan gambar-gambar origami paling mudah yang bisa saya ajarkan untuk siswa. Tahu sendiri, kan? Kelas 1 & 2 belum bisa melipat dengan baik. Makanya saya pilih yang super-duper-paling-mudah  untuk mereka.

Di pertemuan pertama Library Origami Club, siswa yang hadir lebih dari 20 orang. Lumayan banyak ya? Kami membuat rok. Sengaja saya pilih yang lipatannya paling sederhana. Mereka dengan antusias bertanya minggu depan mau buat apa?

2nd meeting
Add caption

Sejak hari senin satu persatu anggota club yang ke library bertanya besok mau bikin apa. Bolak-balik mereka penasaran, hehehe. Dan pertemuan kedua pun tiba. Yang datang tidak sebanyak pertemuan pertama, tapi tetap seru.

Kali ini kami membuat rumah. Yang ini terbukti tidak mudah ternyata. Sebab untuk membuat atap harus melipat segitiga gitu. Dan mereka kesulitan. Ujung-ujungnya ya saya bantu sih. Tapi itu artinya pertemuan ketiga nanti nggak bisa bikin windmill, sebab lipatannya sama dengan atap rumah.

Hunting origami paling mudah sedunia lagiiii...

Monday, December 08, 2014

Lakon Librarian: Origami

[caption id="attachment_1233" align="alignleft" width="150"]Kucing Origami Kucing[/caption]

Semua pasti sudah tahu dong, kalau origami adalah seni melipat kertas yang berasal dari Jepang. Kegiatan melipat ini sangat bermanfaat bagi perkembangan motorik, oleh karenanya sangat dianjurkan untuk mengajarkan seni melipat pada anak-anak sejak usia dini. Di taman kanak-kanak, siswa diajarkan melipat dan menggunting.

Fyi ya mak, kalau anak pegang gunting di rumah jangan dimarahin. Sediakan saja gunting plastik yang tumpul. Sebab, kemampuan menggunting juga penting. Saya punya teman yang mengguntingnya mencong-mencong karena sejak kecil tidak terbiasa memegang gunting. Ada pula kawan yang lain, kalau menarik garis pasti belok. Padahal sudah pakai penggaris! Itulah pentingnya melatih kemampuan motorik anak sejak kecil.

Beberapa hari belakangan ini, demam origami sedang melanda library. Awalnya sih kelas origami ini diperuntukkan bagi siswa kelas 1 & 2 yang sepulang sekolah harus menunggu kakak-kakaknya di kelas atas, sehingga harus ngetem di library. Karena mereka nggak ada kegiatan positif selain lari-lari di library, saya buat lah kelas origami untuk mereka.

Berhubung saya bukan pembuat origami profesional, saya pun membutuhkan mbah google untuk mencari ide. Dengan kata kunci "origami paling mudah se dunia" saya pun mendapat beberapa ide :)

Tapi ternyata, se....gampang-gampangnya melipat kertas, ada aja yang nggak bisa. Mereka pun lantas menyodorkan kertas mereka untuk saya lipat. Biar awalnya sudah diwanti-wanti kalau mereka harus lipat sendiri, tetap aja mereka minta dilipatin.

Origami

Nah, iseng-iseng saya pun membuat beberapa origami dan saya tempel di monitor komputer. Saya pilih bentuk yang lucu dan ternyata, origami-origami unyu itu langsung nge-hits!! Mereka menarik perhatian siswa yang nggak pernah ikutan kelas origami, termasuk siswa kelas 3 ke atas yang main ke library saat jam istirahat.

Walhasil mereka pun merubung di meja saya setiap jam istirahat. Saya pilih yang untuk kelas kecil, benda yang paling mudah se dunia tadi. Kalau untuk siswa kelas 1 & 2, yang paling simpel: love & karakter Line. Kalau untuk yang sudah kelas 3 ke atas, boleh lah diajarkan membuat ribbon & canoe.

Di rumah saya juga mengajak anak saya untuk belajar origami. Waduuh, saking kelamaannya nggak lipat-lipat kertas, tangan mereka pada kaku! Ayo lemesiinnn... Lipat! Lipat! Lipat!