Showing posts with label window display. Show all posts
Showing posts with label window display. Show all posts

Thursday, July 28, 2016

Lakon Librarian: Library Display, part 6

Assalamu'alaikum,

Yes! It's that time of the year again!

Awal tahun ajaran baru sudah tiba. Mau display apa nih  buat jendela library? Kalau tahun lalu sukses dengan melukis dua jendela dengan ide dari Pinterest, tahun ini satu jendela dulu dieksekusi.

(Baca: Lakon Librarian #23: Library Display, part 5)

Dengan masih mengambil ide dari Pinterest, kali ini saya mau membuat display dari gambar yang sudah saya incar-incar sejak lama. Ini dia gambarnya:

bee a good reader
pic. credit: Pinterest.com 


Masih menggunakan:

1.Spidol whiteboard

2.Pensil

3.Cat asturo

4.Spons yang untuk cuci piring, potong menjadi 4 bagian

5.Kuas

Eksekusi pun dimulai dengan mengaplikasikan warna kuning campur sedikit coklat, menggunakan spons untuk mendapatkan warna dasar gold, dengan ditotol-totol. Setelah kering, dilanjutkan dengan menggambar garis-garis untuk sarangnya dengan pensil, lalu ditimpa cat coklat menggunakan kuas.

Setelah jadi, barulah tulisan, gambar lebah dan buku ditempel di atasnya.
Dan, voila! Jadi deh :)



FullSizeRender
Tampak Dekat




IMG_3508
Tampak jauh


Selamat mencoba!

Thursday, December 03, 2015

Lakon Librarian: Library Display, part 5

Seharusnya postingan ini ditayangkan saat awal tahun ajaran kemarin, namun apa daya awal tahun ajaran itu adalah saat paling sibuk yang pernah dialami siapa saja yang bekerja di sekolah. Jadilah saya baru bisa posting sekarang, jelang akhir semester pertama :D

Library display yang mau saya bagi sekarang adalah display dari jendela library yang menghadap ke lapangan. Jika ditutup begitu saja pakai poster, library akan terkesan gelap, meski memang ada lampu sih, jadi nggak pakai petromax juga :p Tapi saya ingin menutupinya dengan sesuatu yang lebih keren dari biasanya. Maka saya pun browsing dan mendapat ide gambar dari mbah Gugel (dari mana lagi, ya kan?) Dan inilah gambarnya.

Dive-in-to-Reading www-myclassroomideas-com
pic. credit: myclassroomideas.com

Dan ini.



pic.credit: pinterest.com
pic. credit: pinterest.com

Di gambar aslinya, dua display ini di aplikasikan di buletin board. Karena saya punyanya jendela kaca, maka saya pun mencoba ide baru. Bahan yang dibutuhkan:

1.Spidol whiteboard

2.Cat asturo

3.Spons yang untuk cuci piring, potong menjadi 4 bagian

Udah, itu doang kok bahannya. Nah cara bikinnya gampang banget:

Gambar pola di jendela menggunakan spidol. Tuang cat ke dalam palet atau piring boleh juga, lalu aplikasikan cat dengan ditotol-totol menggunakan spons ke jendela. Kenapa pakai spons dan ditotol-totol? Kenapa nggak dioles saja, dan pakai kuas?

Believe me, hasilnya lebih bagus ditotol-totol pakai spons dibanding dengan kuas. Nah untuk efek kertas di buku, saya pakai kuas dan dioles, jadi terlihat garisnya.

Anyway, ini dia hasilnya... Voila!

diveintoreading

Dan ini...

readwindow
Add caption

Ruangan library tetap terang karena cahaya tetap dapet, tetapi tidak terlalu terang sampai silau. Ayo coba bikin, dijamin puas! :D

Sunday, November 16, 2014

Lakon Librarian: Library Display, part 3

Review Leaf
Di kotak penyimpanan bahan display, saya punya banyak daun-daun Maple berwarna-warni. Dulu, daun Maple ini mau saya buat pohon di reading corner, tapi nggak jadi karena susah juga ya bikin pohon. He-he. Akhirnya saya buat display Lorax dan daun maple yang sudah terlanjur saya buat, saya gunakan untuk bikin bulet-bulet di atas lorax itu. (postingnya bisa dilihat di sini)

Nah, ternyata masih sisa banyak daunnya. Puter-puter ide, akhirnya daun-daun itu saya  manfaatin buat ngisi kekosongan jendela library. Tau sendiri lah, perpustakaan sekolah Mentari ini banyak jendela kosongnya. (Ide Library Wordle untuk jendela kosong nan lebar bisa dilihat di sini) Untuk menyiasati agar tidak terlalu melompong, saya minta anak-anak untuk menuliskan review singkat buku favorit mereka.

Satu persatu daun saya bagikan ke siswa yang datang ke library. Dan akhirnya terkumpul banyak deh, mayan buat menghias dua jendela kosong.

Ta-da!! Display buku favorit pun jadi, dan siswa makin semangat baca supaya bisa dipajang reviewnya di jendela library.

20141114_093400


Tips:

  1. Untuk kesegaran isi review, bisa diganti tiap seminggu sekali

  2. Bentuk daun bisa diganti dengan model lain agar tidak disangka itu review lama. Atau bentuk buah (apel/tomat) juga lucu :)

  3. Jika tidak punya kertas warna-warni, bisa di kertas putih dan siapkan pensil warna atau krayon untuk mereka warnai sendiri

Selamat mencoba!

Thursday, November 13, 2014

Lakon Librarian: Library Display, part 2

Perpustakaan sekolah layaknya menjadi tempat yang menyenangkan untuk siswa berkumpul. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membuat perpustakaan banyak dikunjungi siswa adalah dengan membuat hiasan atau display yang menarik.

Jendela kosong
Jendela Kosong

Bagi perpustakaan yang dikelilingi jendela kaca seperti perpustakaan di tempat saya bekerja, menghias agak sedikit sulit. Kalau dibiarkan kosong, kesannya akuarium banget. *emang ekeh ikan, je??*

Oleh karena itu, butuh browsing sesering mungkin untuk menjaring ide sebanyak-banyaknya. *ah, alesan! Bilang aja suka browsing* hehehe.. Tapi browsing untuk sesuatu yang bermanfaat rapopo, toh?

Walhasil, saya mendapat ide untuk membuat library wordle. Cara membuatnya sangat mudah. Hanya membutuhkan kesabaran dalam mencari kata-kata yang sesuai dengan library. Setelah dapat kata-kata yang menggambarkan perpustakaan, lalu ikuti langkah-langkah di bawah ini:

Library Words
Library Words

1. Buka Microsoft Publisher, pilih Banner ukuran short (60 x 8.5"). Ukuran ini kalau diprint bisa dpt 6 HVS. Jadi kalau mau buat yang kecil, dipasin aja ukurannya jadi 1 atau 2 HVS.

2. Ketik menggunakan WordArt. Pilih yang model paling simple, yaitu hanya yang bergaris luar saja. Sebab kita akan menggunakan kertas yang sudah berwarna. Pilih satu font untuk semua kata-kata supaya seragam. Saya pakai font Cooper Black. Dan pilih line/border style untuk ketebalan garis huruf. Saya pilih 3pt.

3. Sesuaikan ukuran kata-kata tersebut di Publisher. Buat ada yang besar, ada yang kecil. Rajin-rajin buka print preview untuk lihat hasil print outnya.

4. Siapkan kertas HVS warna-warni agar lebih irit. Karena menggunakan tinta warna terlalu mahal, ya kan?

5. Print di atas kertas tersebut.

6. Gunting tiap kata dengan dilebihkan sedikit di luar garis agar ada aksennya.

7. Laminating.

8. Tempel deh! Usahakan hanya dua arah saja ya: horizontal dan vertikal. Jangan diagonal, ntar yang baca pusing :)

Gampang, kan? Ini dia hasilnya! Setelah ditempel kata-kata, libraryku tak tampak seperti akuarium lagi, kan? ;)

20141114_093420
Library Wordle Display