Showing posts with label library display. Show all posts
Showing posts with label library display. Show all posts

Thursday, November 30, 2017

Lakon Librarian: Quotation For Library Display

Kekurangan ide untuk menghias perpustakaan? Bosan dengan gambar-gambar yang makin lama makin tampak tidak menarik? Mungkin bisa mencoba ide ini.

Saya mendapatkan ide dari perpustakaan sekolah sebelah, mereka menghias jendela perpustakaan dengan quotation yang diprint dan dilaminating, kemudian ditempel menggunakan transparant tape. Saya pun langsung terjun!

Dr. Seuss

Cari-cari ide, ternyata untuk menjadikan quotation sebagai display itu banyak caranya. Ada yang dituliskan di jendela (ini buat yang tulisannya bagus dan kreatif, ATAU yang bisa minta tolong sama guru art di tempatnya bekerja) kalau saya terus terang, tidak punya keduanya: tulisan bagus maupun guru art yang bisa dimintai tolong. Jadi ya harus cari cara lain.

Cara lainnya adalah: mengetikkan quote tersebut di publisher, kemudian print, laminating, gunting-gunting, tempel. Beres! Bisa di jendela, bisa juga di tembok perpustakaan. Yang simple kan selalu yang the best ;)

Ada juga cara display quotation yang lain, yakni dicat di jendela. Nah, yang ini sih saya dapat di pinterest, tapi idenya bisa dikembangin banget ke mana-mana.

Dr. Seuss juga

Saya aplikasikan dengan cat acrylic.
Pertama, buat gambar rangka topinya dengan spidol.
Lalu digaris-garis dengan spidol juga.
Bubuhkan cat putih dan merah, menggunakan spons, dengan cara ditotol-totol.
Lalu tuliskan quotenya dengan menggunakan kuas dan cat hitam.
Terakhir, untuk sentuhan terakhir, garis-garis yang pakai spidol tadi, ditebalkan dengan kuas dan cat hitam.

Bagaimana? Mau coba?

Monday, August 14, 2017

Lakon Librarian: Library Display, part 9

Assalamu'alaikum,

Mari bicara tentang display lagi. Kali ini display yang akan saya buat lumayan besar, terdiri dari enam jendela, menggantikan display beberapa tahun yang lalu. Kalau penasaran seperti apa display sebelumnya, monggo lho dicek di LINK INI, tapi yang penasaran aja lho yaaa.. kalo nggak ya nggak usah :p

Oke, karena media menggambarnya cukup luaaas... jadi lah saya harus pandai-pandai memilih display. Jangan sampai terjadi lagi totol-totolan cat yang menumpuk di satu bagian, sehingga harus mengulang. Maka saya putuskan untuk meminimalisasi cat, dan memaksimalkan print-an. :D

So, ide awalnya (yang tentu saja saya dapatkan dari Pinterest) adalah ini:


Karena ide yang saya dapat adalah buletin board, rata-rata mereka pakai background dong ya? Namun media saya kan beda. Maka background saya biarkan kosong, karena kalau dicat semua, library akan gelap dan dari luar akan sangat tertutup. Padahal salah satu cara promosi adalah memperlihatkan betapa ramainya pengunjung di dalam, sehingga yang di luar ingin masuk juga, ya kan? Meski di sekolah saya mah, tidak perlu dipromo-promo, anak-anak akan selalu datang untuk pinjam buku, sebab pinjam buku adalah WAJIB di sini ;)

Anyway, kembali ke display, saya hanya akan mengecat batangnya saja. Eh, kalau saya bilang 'saya mengecat' itu artinya asisten saya ya yang ngerjain. Saya mah kasih ide dan supervisi saja, he-he. Dan begini tahap awal pengecatan batang pohon.


Lalu saya pun menyiapkan daun, bunga, burung gereja, burung hantu, dan tulisan dengan mengandalkan komputer dan print out (ini  benar saya yang bikin). Karena kalau menulis sendiri, sudah pasti jelek (secara tulisan saya terlalu doodling untuk dipahami :p) Dan setelah ditempel sana-sini dengan penuh semangat dan niat baik, maka jadilah display jendela luar library seperti ini:

Tampak Depan


Tampak Kiri

Tampak Kanan

Jika dilihat dari dekat --klik aja di gambarnya yes-- tulisan READ, bunga, dan burung dibentuk dari kertas bermotif. Niatnya sih pakai kertas kado, biar lucu yaaa, tapi karena harus segera tayang, saya akalin dengan print motif di kertas putih, lalu diprint lagi di atas kertas itu, font huruf R-E-A-D yang disetting outline saja. Yah, yang biasa pakai word tau laahh... Untuk tulisan 'Branch out...bla-bla-bla' saya pakai publisher - banner. Coba-coba saja sendiri, pasti bisa. Saya juga gitu ;)

Oke deh, semoga menginspirasi yaaa...!

Thursday, August 10, 2017

Lakon Librarian: Library Display, part 8

Assalamu'alaikum,

Tidak terasa ya sudah 3 bulan saja 'rumah' ini terbengkalai. Haduh, merasa sok paling sibuk sedunia nggak sih? :D Baiklah, mari kita tinggalkan jejak perjalanan kali ini dengan berbagi library display untuk tahun ajaran yang baru ini. Masih dengan ide dari pinterest, saya ambil beberapa contoh display untuk diaplikasikan di jendela perpustakaan saya. Bagi yang ingin melihat ide display di tahun lalu, yang mau aja lhooo, silahkan klik LINK INI. Karena tiap tahun harus ganti display, ya berarti harus rajin browsing ;)

Ide awalnya adalah gambar ini.



Lalu dicoba untuk diaplikasikan di jendela. dengan menggunakan cat acrylic dan hasilnya....



G-A-G-A-L

Kesel? Ya nggak juga sih, karena memang mengaplikasikan cat itu tidak mudah. Menggunakan spons yang ditotol-totol di kaca dapat menghasilkan warna yang diinginkan (atau tidak) tergantung bagaimana pengaplikasiannya. Untuk yang ini, karena minionsnya dicat juga, maka warna dasar biru di sekitar minionsnya jadi berkali-kali ditotol, sehingga hasilnya jadi belang-bentong. Kesimpulannya: HAPUS!

Ganti dengan ide lain, yakni gambar ini.



Tampaknya lebih mudah yaaa? Yap! Karena untuk cat hanya diaplikasikan sebagai background (biru) dan gambar buku (putih) Selebihnya, kupu-kupu buat sendiri (cetak-gunting-tempel) dengan kertas hvs warna-warni, tulisan quote print ajah di publisher, gunting-tempel. Gak pakai dilaminating karena saya rasa cukup kuat lah untuk satu tahun ajaran. Hasilnya...

Tampak Depan

Tampak Agak Jauhan

Not bad, huh? Saya puas dengan hasil yang ini dan dengan semangat saya terbangkan kupu-kupu hingga ke AC dan rencananya akan ditempel hingga ke langit-langit perpustakaan. Tapi nanti ajah... nunggu senggang ;)

So, gimana? So far, looks oke? Kalau mau coba, monggo lho. Modalnya hanya: cat acrylic, gunting, spons, selotape, kertas hvs, dan kemauan yang besar. Insya Allah jadi!

Happy displaying!

Monday, September 12, 2016

Lakon Librarian: Library Games

img_4225
doc. pribadi

Assalamu'alaikum.

Sejak punya buletin baru *cieeehh* saya jadi suka bereksperimen. Nempel apa ya habis ini? Tema apa ya yang mau dipajang? Biasa deh, masih baluuuu :D

Daaannn.. tibalah saatnya program Language Day, bertepatan dengan diadakannya open house di sekolah (kenapa namanya nggak open school ya?). Saya pun mengadakan library game. Kalau tahun lalu library mengadakan bookmark competition (monggo baca postingannya di SINI) maka tahun ini library bikin games yang beda, yakni Guess Who's Reading?

Apaan tuh? Games macam apa pula itu?

Idenya saya dapat dari mantan atasan saya di kantor yang lama (thank you Ibu Kate!). Saat itu beliau menyuruh saya foto 10 guru, trus dicrop pas mata dan buku aja, trus diprint. Kemudian, anak-anak disuruh nebak siapa sih wajah guru yang ada di balik cover buku.

img_4227
doc. pribadi
Untuk games ini saya modif sedikit, saya pilih 8 guru saja untuk berpartisipasi (karena memang boardnya nggak cukup juga untuk 10 orang, he-he!) dan saya jepretlah mereka (pakai kamera, tentunya!) lalu untuk sedikit memberi tantangan (baca: mempersulit) foto-foto itu saya edit pakai aplikasi prisma yang sekarang lagi nge-hitz banget. Dan hasilnya... mayan keren menurut saya :D

Nih, dia contohnya:

img_4061
doc. pribadi

untitled
Answer form
click to enlarge

Cara ikutannya gampang banget:

  1. Anak-anak mengambil form jawaban di library

  2. Mengisi dengan tepat 8 nama sesuai urutan di foto

  3. Masukkan ke dalam kotak yang disediakan

  4. Boleh mengisi lebih dari 1 kali

  5. Tunggu pengumuman dengan sabar

Anak-anak saya beri waktu 2 minggu untuk menebak dengan tepat, sesuai nomor di foto. Di hari pertama antusias anak-anak begitu tinggi. Bahkan hingga saat ini sudah minggu kedua, mereka pun masih ingin menebak. Seru nyaaa!!

img_4224
doc. pribadi
Saya pikir games ini mudah sekali lho! Masa sih mereka tidak bisa mengenali wajah guru mereka, meski hanya kelihatan matanya? Tapi ternyata lumayan susah juga. Beberapa guru mencoba menebak dan salah! Hehehe saya malah jadi optimis.

Tiga pemenang akan saya pilih sebagai pemenang. Hadiahnya? Ya buku lah! Apalagi? Kebetulan dari book fair tahun lalu masih ada buku yang sengaja saya simpan untuk hadiah. Masih aman, gak perlu ngemis-ngemis hadiah tahun ini, hehehe :D Saya juga akan buatkan bookmark dari tulisan READ yang ada di display library tahun ini buat tambahan. Supaya banyak aja, gituuh! :p

Tahun depan bikin games apa lagi ya? **peres otak** *browsing ide*

Sunday, August 21, 2016

Lakon Librarian: Library Display, part 7

Assalamu'alaikum.

Untuk pertama kalinya tahun ini library mendapat bulletin board sendiri. Yeay! (Yeay? Mo ditulisin apaaaa?) Jangan salah sangka ya,  bukannya saya nggak seneng dapet bulletin board, karena sebenarnya buaannyaakk bangeeettt yang bisa ditempel di sebuah bulletin board. Saya bisa taruh pengumuman nama-nama anak yang telat balikin buku (wah, dijamin penuh tuh!) saya bisa juga promosi buku baru (kalau ada pembelian bukuu siiihhh... *no komen*) bahkan saya bisa taruh profile librarian (which is ME!) di bulletin board.

Tapi masalahnya adalah, bulletin board yang dikasih ke saya itu GEDE BANGET! I mean GUEDEE BUANGEET! Saya kan bingung mo nulisin apa ya? Buku baru gak punya *hiks*, kegiatan library juga paling membutuhkan space yang sedikit doang, untuk pasang profile librarian kok saya belum sampai hati *hehe I'm not THAT narsis**

Akhirnya saya mencari ide di Pinterest (di mana lagi, kan?) untuk menghias bulletin board. Pada dasarnya saya butuh display yang menghabiskan separuh papan pengumuman yang selebar pintu itu! *gigit mouse*

Waktu untuk mendisplay juga dibatasi, karena sekolah akan mengadakan open house. Jadi, kudu cari yang simple dan besar. Dan inilah dia...!

WhatsApp Image 2016-08-08 at 3.51.42 PM
Halp part udah jadi


Steps:

1.Bulletin board saya lapisi kertas kisyu berwarna orange.

2. Untuk bordernya, saya print tulisan READ dan gambar buku yang tentu saja ngambil dari internet.

IMG_3994

IMG_3993

Kalau diperhatikan, tulisan READ dan gambar bukunya ada coraknya ya? Itu terjadi karena ketidaksengajaan. Jadi awalnya mau ngetest huruf, di kertas bekas. Eeeh malah jadi lucu! Jadinya ya saya print aja semua di kertas bekas. Selain irit kertas, motifnya juga unik.

3. Setelah itu tempel border dengan stapler.

4. Print tulisan UNLOCK YOUR MIND - READ, tempel juga dengan stapler.

5. Print juga gambar gembok kuning.

6. Buat rantai dengan menggunakan kertas hitam yang digulung dan dikaitkan satu sama lainnya.

7. Buat buku besar dengan menempelkan kertas coklat.

8. Begitulah! :)

Nah, setelah jadi separuh, saya harus memenuhi separuh bawahnya juga kan? Gak mungkin kosong melompong aja. Jadinya saya tempel aja pengumuman pemenang Reading Pin, dan profile Teachers Who Reads yang menampilkan profile kepala sekolah. Penuh deh! :D

FullSizeRender (2)
Voila!

Banyak yang numpang foto loh di display ini. Senangnya!

Thursday, July 28, 2016

Lakon Librarian: Library Display, part 6

Assalamu'alaikum,

Yes! It's that time of the year again!

Awal tahun ajaran baru sudah tiba. Mau display apa nih  buat jendela library? Kalau tahun lalu sukses dengan melukis dua jendela dengan ide dari Pinterest, tahun ini satu jendela dulu dieksekusi.

(Baca: Lakon Librarian #23: Library Display, part 5)

Dengan masih mengambil ide dari Pinterest, kali ini saya mau membuat display dari gambar yang sudah saya incar-incar sejak lama. Ini dia gambarnya:

bee a good reader
pic. credit: Pinterest.com 


Masih menggunakan:

1.Spidol whiteboard

2.Pensil

3.Cat asturo

4.Spons yang untuk cuci piring, potong menjadi 4 bagian

5.Kuas

Eksekusi pun dimulai dengan mengaplikasikan warna kuning campur sedikit coklat, menggunakan spons untuk mendapatkan warna dasar gold, dengan ditotol-totol. Setelah kering, dilanjutkan dengan menggambar garis-garis untuk sarangnya dengan pensil, lalu ditimpa cat coklat menggunakan kuas.

Setelah jadi, barulah tulisan, gambar lebah dan buku ditempel di atasnya.
Dan, voila! Jadi deh :)



FullSizeRender
Tampak Dekat




IMG_3508
Tampak jauh


Selamat mencoba!

Thursday, November 27, 2014

Lakon Librarian: Library display, part 4

Star
Untuk menyiasati display yang membosankan, saya mengganti display Favorite Book dengan display lain. Kali ini saya membuat display Library Star. Apa tuh Library Star? Ditempel-tempelin gambar bintang sepanjang tembok, gitu?

Nope. Library Star adalah penampilan profile pengunjung library yang menjadi 'bintang' di bulan ini karena peminjamannya yang banyak dan kerajinannya membaca buku.

Kuisioner
Pertama-tama, saya menyiapkan kuisioner untuk diisi oleh siswa yang terpilih. Awalnya sih malu-malu gitu anaknya. Tapi namanya juga bakal dipajang, pada akhirnya mereka mau bekerja sama.

Lalu setelah kuisioner diisi, saya ambil fotonya. *cekrek!*

Nah, langkah selanjutnya adalah membuat sebuah tulisan yang menarik berdasarkan kuisioner. Beberapa tulisan saya ganti font-nya, dan beri ukuran besar. Untuk beberapa benda juga saya carikan gambarnya di internet.

Setelah itu, print di atas kertas warna. Sebenarnya yang bagus itu kalau di-print pakai tinta warna, supaya foto dan gambar-gambarnya bisa terlihat menonjol. Tapi untuk display irit, tinta hitam saja tidak masalah.

Lalu untuk sentuhan terakhir, buat bintang-bintang sebagai tambahan hiasan.

Library Star Display

Nah, beginilah jadinya kalau sudah jadi. Semoga bermanfaat :)

Sunday, November 16, 2014

Lakon Librarian: Library Display, part 3

Review Leaf
Di kotak penyimpanan bahan display, saya punya banyak daun-daun Maple berwarna-warni. Dulu, daun Maple ini mau saya buat pohon di reading corner, tapi nggak jadi karena susah juga ya bikin pohon. He-he. Akhirnya saya buat display Lorax dan daun maple yang sudah terlanjur saya buat, saya gunakan untuk bikin bulet-bulet di atas lorax itu. (postingnya bisa dilihat di sini)

Nah, ternyata masih sisa banyak daunnya. Puter-puter ide, akhirnya daun-daun itu saya  manfaatin buat ngisi kekosongan jendela library. Tau sendiri lah, perpustakaan sekolah Mentari ini banyak jendela kosongnya. (Ide Library Wordle untuk jendela kosong nan lebar bisa dilihat di sini) Untuk menyiasati agar tidak terlalu melompong, saya minta anak-anak untuk menuliskan review singkat buku favorit mereka.

Satu persatu daun saya bagikan ke siswa yang datang ke library. Dan akhirnya terkumpul banyak deh, mayan buat menghias dua jendela kosong.

Ta-da!! Display buku favorit pun jadi, dan siswa makin semangat baca supaya bisa dipajang reviewnya di jendela library.

20141114_093400


Tips:

  1. Untuk kesegaran isi review, bisa diganti tiap seminggu sekali

  2. Bentuk daun bisa diganti dengan model lain agar tidak disangka itu review lama. Atau bentuk buah (apel/tomat) juga lucu :)

  3. Jika tidak punya kertas warna-warni, bisa di kertas putih dan siapkan pensil warna atau krayon untuk mereka warnai sendiri

Selamat mencoba!

Thursday, November 13, 2014

Lakon Librarian: Library Display, part 2

Perpustakaan sekolah layaknya menjadi tempat yang menyenangkan untuk siswa berkumpul. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membuat perpustakaan banyak dikunjungi siswa adalah dengan membuat hiasan atau display yang menarik.

Jendela kosong
Jendela Kosong

Bagi perpustakaan yang dikelilingi jendela kaca seperti perpustakaan di tempat saya bekerja, menghias agak sedikit sulit. Kalau dibiarkan kosong, kesannya akuarium banget. *emang ekeh ikan, je??*

Oleh karena itu, butuh browsing sesering mungkin untuk menjaring ide sebanyak-banyaknya. *ah, alesan! Bilang aja suka browsing* hehehe.. Tapi browsing untuk sesuatu yang bermanfaat rapopo, toh?

Walhasil, saya mendapat ide untuk membuat library wordle. Cara membuatnya sangat mudah. Hanya membutuhkan kesabaran dalam mencari kata-kata yang sesuai dengan library. Setelah dapat kata-kata yang menggambarkan perpustakaan, lalu ikuti langkah-langkah di bawah ini:

Library Words
Library Words

1. Buka Microsoft Publisher, pilih Banner ukuran short (60 x 8.5"). Ukuran ini kalau diprint bisa dpt 6 HVS. Jadi kalau mau buat yang kecil, dipasin aja ukurannya jadi 1 atau 2 HVS.

2. Ketik menggunakan WordArt. Pilih yang model paling simple, yaitu hanya yang bergaris luar saja. Sebab kita akan menggunakan kertas yang sudah berwarna. Pilih satu font untuk semua kata-kata supaya seragam. Saya pakai font Cooper Black. Dan pilih line/border style untuk ketebalan garis huruf. Saya pilih 3pt.

3. Sesuaikan ukuran kata-kata tersebut di Publisher. Buat ada yang besar, ada yang kecil. Rajin-rajin buka print preview untuk lihat hasil print outnya.

4. Siapkan kertas HVS warna-warni agar lebih irit. Karena menggunakan tinta warna terlalu mahal, ya kan?

5. Print di atas kertas tersebut.

6. Gunting tiap kata dengan dilebihkan sedikit di luar garis agar ada aksennya.

7. Laminating.

8. Tempel deh! Usahakan hanya dua arah saja ya: horizontal dan vertikal. Jangan diagonal, ntar yang baca pusing :)

Gampang, kan? Ini dia hasilnya! Setelah ditempel kata-kata, libraryku tak tampak seperti akuarium lagi, kan? ;)

20141114_093420
Library Wordle Display

Thursday, July 31, 2014

Lakon Librarian: Library Display, part 1

Menjelang tahun ajaran baru kali ini, saya cukup heboh menyiapkan display untuk library. Tahun-tahun lalu, saya hanya menyiapkan seadanya. Tapi tahun ini, terutama setelah library direnovasi, saya ingin memenuhi ruang-ruang dan tembok sepi itu dengan display yang lucu agar siswa tertarik untuk masuk ke library dan betah berada di sana.

Pertama untuk pintu library. Agak tricky juga karena pintu semua terdiri dari kaca dengan frame. Browsing ide di internet saya pun mendapat ide untuk membuat tulisan besar-besar untuk sekadar menutupi kaca supaya tidak seperti akuarium. Display yang saya lihat di internet, mereka mencetak tulisan tersebut dan menutupi seluruh kaca pintu dengan bahan (mungkin seperti) vinyl. Jadi dari luar library tidak terlihat sama sekali. Tetapi saya tidak mau menutup rapat semua pintu. Saya ingin masih ada ruang untuk orang bisa melihat ke dalam. Untuk itu, saya memanfaatkan printer dan mesin laminating yang tersedia di sekolah.

Semua tulisan ini saya print dan laminating, kemudian tempel satu persatu dengan menggunakan selotip. Memang sedikit jadi PR sih, namun hasilnya cukup memuaskan. Terus terang, masih terlalu akuarium sih buat saya. Tapi sudah cukup lumayan kan?

IMG_20140721_194300


Kemudian untuk tembok yang ada di atas jendela-jendela dalam ruangan. Terasa sepi sekali di bawah AC yang menghembuskan hawa dingin itu. Saya putuskan untuk print huruf-huruf besar bertuliskan ‘QUIET ZONE’ menggunakan microsoft publisher, pilih banner ukuran A3. Berhubung saya membuat tulisan ‘QUIET’ dan ‘ZONE’ di hari yang berbeda, saya lupa huruf apa yang digunakan di tulisan ‘QUIET’, dan itu sudah terkirim ke ruang laminating. Walhasil, tulisan ‘ZONE’ fontnya beda. Dan itu saya sadari setelah keduanya beres dilaminating. Hahaha! Nggak terlalu kentara, kan ya?

Quiet Zone

Terakhir, reading corner. Dinding di sana tadinya dihias peta dunia berframe. Tetapi setelah direnovasi, saya meletakkan rak buku koleksi berbahasa Indonesia di sana, dan saya harus mencari ide lain guna menghias tempat tersebut. Dari googling, saya mendapat ide untuk membuat hiasan yang terinspirasi dari buku Dr. Seuss: The Lorax. Dan inilah hasilnya!

Awalnya di area reading corner ini akan saya dirikan pohon. Supaya siswa yang membaca buku seolah berada di bawah rindangnya pohon. Frame untuk dudukan pohon yang terbuat dari bambu pun sudah jadi. Bahkan daun maple sudah siap untuk ditempel di dahannya. Akan tetapi, ide saya buntu saat harus menutup frame itu menjadi batang. Pakai apa? Koran? Kertas samson? Maklumlah, saya bukan guru art yang kreatif. Akhirnya saya banting stir dan membuat hiasan The Lorax.

Kalau diperhatikan secara seksama, bulatan yang ada di atas batang belang-belang itu, adalah daun maple yang sudah saya gunting-gunting itu. He-he, akhirnya bermanfaat juga kan? Insya Allah, tidak ada yang terbuang kok ;)

The Lorax by Dr. Seuss


Masih banyak ruang dan dinding (atau jendela) yang harus dihias. Tetapi sepertinya harus menunggu semester depan, karena saya harus mengambil cuti maternity dalam waktu dekat ini. So yeah... Cukup dulu untuk sekarang.

Semoga bisa menginspirasi :)