Thursday, February 26, 2009

Anne of Avonlea - Lucy M. Montgomery

Anne Of Avonlea Anne Of Avonlea by Lucy Maud Montgomery



My review

rating: 4 of 5 stars

Fiuh... baru kali ini baca buku kayak ngejer setoran. Udah sekian lama seri Anne of Green Gables ini menghiasi rak, tapi sekali pun nggak minat buat menyentuhnya. Ntar aja ah, ntar aja ah. Sampe akhirnya bulan kemaren baca bareng gerombolan dan ku akui, ku jatuh cinta.. huu huu.


Buku kedua ini mengangkat kisah hidup Anne dari umur 16 tahun hingga 18 tahun. Anne yang lincah dan ceria kini agak kalem dan lebih bisa mengendalikan emosi. Awalnya sih sedih ya, secara Anne yang di buku pertama tuh nge-gemesin banget! Tapi seiring dengan perjalanan waktu, memang itu yang terjadi pada tiap manusia, bukan? We grew up..


Seperti yang diceritakan di buku pertama, Anne memutuskan untuk tidak mengambil beasiswanya dan menjadi guru di sekolah Avonlea. Sekolah yang tadinya akan diajar oleh Gilbert, tapi dia memilih mundur dan memberikannya pada Anne.


Mulai lah cerita tentang murid-murid Anne, tentang kelucuan mereka dan tentang salah satu murid kesayangan Anne yang bernama Paul Irving. Paul ini anak 'blasteran' lah istilahnya. Ibunya orang Yankee yang dinikahi ayahnya waktu ke US. Paul anak yang suka berimajinasi, dan siapa lagi yang bisa mengerti dia kalo bukan... yep, Anne Shirley, the schoolma'am.


Trus kesibukan Anne yang juga aktif berkegiatan bersama teman-temannya. Mereka membentuk sebuah organisasi yang bertujuan membangun dan mempercantik desa Avonlea. Ditambah lagi Marilla ngadopsi anak kembar: Dora dan Davy. Untungnya Dora anak yang manis, jadi masih bisa lah menghandle Davy yang super aktif.


Ada sih sedikit cerita-cerita romance nya, kek ayahnya Paul Irving yang balik lagi sama cinta lamanya *uhuy, C.L.B.K.* trus Diana yang juga jatuh cinta. Trus Gilbert yang diam-diam mengagumi Anne, tapi masih menyimpannya dalam hati. Mungkin berharap di kampus nanti cinta akan bersemi *duh, jd 'tergetar' nih hati gw baca yang romantis-romantis*


Tapi secara Anne belum menunjukkan tanda-tanda akan jatuh cinta, mungkin di buku ketiga akan diceritakan? Secara mereka kan bakal ke Redmond College bareng-bareng gt loh. Seperti kata pepatah: Witing tresno jalaran opo?


Hyuuuk... lanjut ke buku ke-3: Anne of the Island.


View all my reviews.

Wednesday, February 25, 2009

Willa by Heart - Coleen Murtagh Paratore

Willa by Heart Willa by Heart by Coleen Murtagh Paratore



My review

rating: 2 of 5 stars

Mungkin karena nggak baca nomer pertamanya, jadi agak keder jg langsung baca nomer tiga dari seri ini.


Ceritanya tentang seorang anak remaja yang tinggal sama ibu dan ayah tirinya. Ibunya ini punya usaha wedding planner, ayahnya ngajar di sekolahnya. Kalo gak salah nangkep sih, Willa ini yang dulu ngejodohin ibunya dengan pak gurunya yg skrg jadi ayah tirinya. Mereka punya usaha penginapan, dan neneknya Willa ini punya book store plus toko candy (permennya itu racikan sendiri). Pokoknya semua serba perfect deh.


Alur ceritanya simple, ringan, konfliknya jg gak terlalu berlibet. Tipikal bacaan santai gitu deh. Gimana Willa, yang baru punya pacar, ngerasa jealous ketika ada seorang gadis yang deket sama pacarnya itu. Trus Willa yang pingin dapet pemeran utama di sebuah drama, tapi malah gadis itu yang dapet. Trus Willa yang bantuin ibunya mengorganisir dua pernikahan sekaligus, gitu-gitu deh.


Manis, dan dibeberapa scene ada juga yang membuat terharu. Cuma mungkin akan lebih afdol kalo bisa baca dari nomer satu, kali ya?


View all my reviews.

Tuesday, February 24, 2009

Town Boy - Lat

Town Boy Town Boy by Lat



My review

rating: 2 of 5 stars

Buku ini memoarnya si penulis. Ceritanya tentang seorang anak yang tinggal di sebuah kampung, di Malaysia. Percakapannya campuran antara Malay dan English. Yah seperti orang-orang Melayu itu cakap lah. Lucu aja bacanya. Kek gini nih:


Mat: "Oh no, today we're having a double math period!"


Frankie: "Relax... any minute now we're going to have another encounter with Normah"


NORMAH - the hottest girl in Ipoh

She made heads turn...


Both: "Wow..."


Frankie: "If I want to go out on a date with a girl I can go anytime lah... I know so many in my neighborhood - Jenny, Susan, Josephine, Vivien, Sally, Margaret... but they are dull lah..."


Mat: "Pegi dah!"



Hihi.. lucu aja baca komik bikinan org melayu. Gambarnya sih tidak seperti manga atau graphic novels yang indah dengan mata berbinar seperti bola lampu kristal, tapi ceritanya lumayan kocak.


View all my reviews.

Monday, February 23, 2009

Rapunzel's Revenge - Shannon Hale

Rapunzel's Revenge Rapunzel's Revenge by Shannon Hale



My review

rating: 3 of 5 stars

Cukup seru. Kisah Rapunzel yang berbeda dengan versi yang sering kita baca. Kalau di kisah yang klasiknya, Rapunzel dikurung oleh nenek sihir sehingga rambutnya panjang dan jadi tangga si nenek sihir untuk akses dia keluar masuk menara tinggi tempat Rapunzel di kurung. Trus suatu hari ada seorang pangeran yang mendengar nenek sihir nyuruh Rapunzel ngeluarin rambutnya krn dia mau naik, dan pangeran tersebut niru. Trus naik deh si pangeran ke atas menara, dan mereka jatuh cinta.


Nah, di buku ini, Rapunzel itu diambil dari kecil oleh penyihir, dan disekap di villa milik penyihir. Tapi trus karena Rapunzel keluar villa dan bertemu ibunya yang menjadi budak, Rapunzel di kurung di menara tinggi yang terbuat dari pohon. Empat tahun berlalu, rambut Rapunzel makin panjang, dan dia menggunakan rambut panjangnya sebagai alat untuk melarikan diri dari menara tersebut. Dalam perjalanan Rapunzel bertemu Jack. Jack mana lagi kalau bukan si Jack dalam cerita Jack and the beanstalk. Dan mereka melakukan perjalanan ke villa penyihir untuk membebaskan ibu Rapunzel.


Cukup seru, dengan gaya koboy dan menjadikan rambutnya sebagai tali laso yang bisa menjadi senjata yang cukup ampuh, ditambah lagi ilustrasinya yang oke dan colorful, membuat petualangan Rapunzel dan Jack jadi asik untuk diikuti sampai tamat, mat!


View all my reviews.

Sunday, February 22, 2009

Anne of Green Gables - Lucy M. Montgomery

Anne of Green Gables: Novel tentang Kasih Sayang dan Pengorbanan Anne of Green Gables: Novel tentang Kasih Sayang dan Pengorbanan by Lucy Maud Montgomery



My review

rating: 4 of 5 stars

Kisah yang benar-benar inspiratif. Saya benar-benar kagum pada penulisnya. Membutuhkan imajinasi yang tinggi untuk bisa menciptakan tokoh dengan karakter yang memiliki daya hayal luar biasa plus kata-kata 'canggih' nya. Anne (dengan akhiran 'e' tentu saja) benar-benar telah membuat saya jatuh cinta dengan keceriaannya, keterbukaannya, kejujurannya, dan aksi nya yang selalu berani bahkan sering menantang bahaya.


Dan seperti juga Miss Barry tua yang senang menyimak kata bijak yang keluar dari mulut mungilnya, saya jg senang membacanya *mungkin karena sama-sama uyut?*. Anne dengan karakternya itu menunjukkan betapa luas dunia imajinasi seorang anak. Jawaban-jawaban ketus dari Marilla menunjukkan bahwa memang demikianlah dunia orang dewasa: praktis, logis, kurang daya imajinasi, dan tidak 'romantis'.


Kadang saya pun merasakan senyum saya karatan karena sering tidak terpakai. Mungkin itu yang menyebabkan kerut-kerut di wajah? (percuma deh pake anti aging semahal apa pun, kalo gak pernah senyum pasti keliatan kerutannya). Tapi untunglah buku ini bisa membuat saya kembali tersenyum dan tidak perlu menggunakan oli untuk melumaskan senyum saya.


So, smile... and the world will smile with you :)


AWAS SPOILER!!!


Udah megang buku keduanya nih. Baca di wiki sih, nantinya Anne dan Gilbert bakal married (keknya di buku ke-4). Itu termasuk spoiler ya? Tapi gak pa-pa ah, pasti ceritanya masih tetap menarik untuk diikuti.


View all my reviews.

Saturday, February 21, 2009

Charlotte's Web - E.B. White

Charlotte's Web Read-Aloud Edition Charlotte's Web Read-Aloud Edition by E.B. White



My review

rating: 4 of 5 stars

Kelar dalam beberapa jam! What a wonderful story! Kenapa juga nggak baca dari dulu? Karena gw pikir ini cerita anak-anak *emang iya sih* dan gak seru. Tapi ternyata... uhuu seru banget, dan mengharukan!


Persahabatan antara Wilbur si babi dan Charlotte si laba-laba di sebuah peternakan. Wilbur yang takut disembelih dan dijadikan daging asap, menjadi panik ketika omongan diantara hewan mulai santer bahwa dia akan dipotong di malam natal.


Charlotte, teman sejatinya, berjanji bahwa dia akan membantunya dan tak akan membiarkan pemilik peternakan menyembelih Wilbur. Wilbur yang kerjanya hanya makan dan tidur (babi gt loh) percaya seratus persen akan janji Charlotte. Dan Charlotte, a true and loyal friend to the end, kept her promise.


Ada beberapa bagian yang lucu, terutama saat si soang ngomong. Dia kalo ngomong selalu mengulang-ngulang: "That's where you're wrong, my friend, my friend." kek kaset rusak gitu, atau "You don't have to stay in that dirty-little dirty-little dirty-little yard." Dan gw ngakak abis, pas Charlotte minta diejain kata 'TERRIFIC', dan si soang bilang: "I think it's tee double ee double rr double rr double eye double ff double eye double see see see see see." HAHAHAHAHA!!! *guling-guling*


Anyway, ketika Charlotte udah mo mati (huu huu bener nih Charlotte nya mati), dia bilang: "After all, what's a life, anyway? We're born, we live a little while, we die." Bener banget ya? Kita lahir, hidup sebentar, trus mati. Apa yang bisa kita bawa selain amal baik? Spider aja berbuat baik selama hidupnya, kita bisa gak ya?


Sekali lagi, what a wonderful story!


View all my reviews.

Friday, February 20, 2009

Bogus to Bubbly - Scott Westerfeld

Bogus to Bubbly: An Insider's Guide to the World of Uglies Bogus to Bubbly: An Insider's Guide to the World of Uglies by Scott Westerfeld



My review

rating: 3 of 5 stars

Pernah baca Uglies trilogy? Ini insider's guidenya yang ngebahas tentang trilogy tersebut. Mulai dari ide pertama si penulis dapat untuk membuat trilogy yang terdiri dari empat novel ini, trus gimana dia bisa dapet nama-nama untuk karakter di novelnya, juga gadget yang digunakan di dalam trilogy ini.


Kenapa gw sebut gadget? Karena Uglies trilogy ini genre nya science fiction, jadi teknologi yang mereka gunakan tuh agak futuristik gitu deh. Ide bagaimana si penulis bisa meng-create gadget yang aneh tapi keren itu, bikin gw amaze.


Baca buku ini jadi pingin baca triloginya lagi neh. Kalo suka cerita-cerita science fiction, coba deh. Seru!


View all my reviews.

Tuesday, February 17, 2009

The Arrival - Shaun Tan

The Arrival The Arrival by Shaun Tan



My review

rating: 5 of 5 stars

Keren banget! Buat yang biasa baca graphic novel dengan gambar dan kata-kata, perlu kali nih buat liat buku ini. Ilustrasinya cakep-cakep-cuakep!


Kisahnya tentang seorang imigran yang pergi meninggalkan kampung halamannya untuk mencari peruntungan di negeri orang. Gambaran kebingungan seorang imigran yang baru datang di negeri baru digambarkan dengan sangat jelas dan meskipun ceritanya tanpa kata-kata, tapi sangat hidup.


Beautiful!


View all my reviews.

Sunday, February 15, 2009

Spectacular shipwrecks - Gary Jeffrey

Spectacular Shipwrecks (Graphic Discoveries) Spectacular Shipwrecks by Gary Jeffrey



My review

rating: 2 of 5 stars

Isinya tentang reruntuhan tiga kapal yang terkenal; Mary Rose, Titanic dan Bismarck, yang ditemukan di dasar lautan setelah bertahun-tahun tenggelam. Text diceritakan dalam bentuk graphic novel yang simple dan penuh gambar.


Lumayan lah. Malah menurut gw biasa aja tapi untuk informasi boleh lah, memang buku ini nggak dibuat untuk memberikan full report tentang tenggelamnya tiga kapal tersebut. Hanya gambaran singkat saja. Karena sasarannya juga anak-anak SMP sih ya.


Di Indonesia juga banyak tuh kapal tenggelam, juga pesawat jatuh. Mungkin kalau ada yang mau bersusah payah research dan membuat buku mengenainya, bakal laris manis tuh. Ada Tampomas, ada Adam Air, bahkan baru-baru ini ada juga kapal yang karam, kan?


Ayo dong penulis kita bikin dong bukunyaa.. bentuk graphic novel gini aja, biar anak-anak bisa baca dan tau sejarah transportasi Indonesia. Tuh dah gw lempar idenya, ada yang mau nangkep? :D hehehe.


View all my reviews.

Thursday, February 12, 2009

Raucous Royals - Carlyn Beccia

Raucous Royals: Test your Royal Wits: Crack Codes, Solve Mysteries, and Deduce Which Royal Rumors are True Raucous Royals: Test your Royal Wits: Crack Codes, Solve Mysteries, and Deduce Which Royal Rumors are True by Carlyn Beccia



My review


rating: 4 of 5 stars

Ternyata ya, gosip tuh nggak cuma muncul sekarang aja, lewat infotainment, internet, tabloid, de el el. Tapi sejak jaman baheula yang namanya rumors tuh udah ada. Dan parahnya lagi, gara-gara rumors, orang bisa dipenggal kepalanya. Bahkan raja dan ratu pun bisa kena gosip (yaeyalah justru yang digosipin itu kan orang besar ya? seleb gituu).


Buku ini ngebahas rumors yang beredar dijaman kerajaan dulu. Gimana rumors itu bisa bertahan hingga sekarang? Ya lewat tulisan-tulisan di pamplet, gambar kartun, jinggle yang dinyanyikan, juga dari mulut ke mulut (kek kalo nenangga gitu deh, bergosip di depan pager rumah kali ye kalo sekarang?)


Tapi buku ini nggak cuma ceritain gosip doang, si penulis memberikan jawaban apakah gosip yang beredar benar atau salah, trus dipaparin fakta-fakta sejarahnya.


Kek contoh, Raja Henry VIII digosipin sangat-sangat gemuk sehingga kemana-mana kudu digendong ama pelayan-pelayannya. Pelayan-pelayan lho ya, jamak nih. Jawabnya: BETUL! Bayangin aja, makannya tiap hari aja kepala babi, pie burung pigeon, puding angsa, belut bakar, kaki babi, ikan panggang dengan bumbu (tapi khusus yg ini hanya disajikan pada hari rabu, jum'at dan minggu saja). Tolong! Gimana nggak beratnya sampe 300 pounds! (ada yang tau berapa kilo?) dan dia mesti diangkat sama empat pelayannya kalo naik kotak kerajaan. Tau kan, kotak kecil yang isinya Raja kalo dia mau kemana-mana?


Trus ada gosip lagi nih, katanya Raja Louis XIV, cuma mandi tiga kali selama hidupnya! HA? Can you imagine raja nggak pernah mandi? Baunya udah nggak lazim lagi pastinya tuh. Tapi jawabnya (untungnya): SALAH. Kenapa sampe muncul gosip seperti itu? Karena jamannya Raja Louis itu, kotoran yang ada ditubuh (makin kotor makin bagus) itu bisa membuat kita sehat dan kuat! Jadi orang-orang dulu mandi setahun sekali. Tapi, si Raja justru rajin banget mandi dan dia bersiiih banget, malah ganti undies sampe tiga kali sehari.


Trus, trus satu lagi nih, Napoleon Bonaparte kan digosipin orangnya pendek ya? Pernah denger kan? Jawabannya mau tau gak? SALAH! Bahkan dia setengah inci lebih tinggi dibanding rata-rata tinggi orang di jamannya. Kalo sekarang dia masih ada pasti kepilih jadi pemain basket deh!


Pokoknya buku ini asik banget deh, nggak cuma tulisan tapi banyak gambarnya juga, jadi nggak ngebosenin. Dan banyak fakta sejarah yang bisa kita dapetin. Entertaining juga educating kali ye bahasa kerennya.


View all my reviews.