Thursday, February 26, 2009

Anne of Avonlea - Lucy M. Montgomery

Anne Of Avonlea Anne Of Avonlea by Lucy Maud Montgomery



My review

rating: 4 of 5 stars

Fiuh... baru kali ini baca buku kayak ngejer setoran. Udah sekian lama seri Anne of Green Gables ini menghiasi rak, tapi sekali pun nggak minat buat menyentuhnya. Ntar aja ah, ntar aja ah. Sampe akhirnya bulan kemaren baca bareng gerombolan dan ku akui, ku jatuh cinta.. huu huu.


Buku kedua ini mengangkat kisah hidup Anne dari umur 16 tahun hingga 18 tahun. Anne yang lincah dan ceria kini agak kalem dan lebih bisa mengendalikan emosi. Awalnya sih sedih ya, secara Anne yang di buku pertama tuh nge-gemesin banget! Tapi seiring dengan perjalanan waktu, memang itu yang terjadi pada tiap manusia, bukan? We grew up..


Seperti yang diceritakan di buku pertama, Anne memutuskan untuk tidak mengambil beasiswanya dan menjadi guru di sekolah Avonlea. Sekolah yang tadinya akan diajar oleh Gilbert, tapi dia memilih mundur dan memberikannya pada Anne.


Mulai lah cerita tentang murid-murid Anne, tentang kelucuan mereka dan tentang salah satu murid kesayangan Anne yang bernama Paul Irving. Paul ini anak 'blasteran' lah istilahnya. Ibunya orang Yankee yang dinikahi ayahnya waktu ke US. Paul anak yang suka berimajinasi, dan siapa lagi yang bisa mengerti dia kalo bukan... yep, Anne Shirley, the schoolma'am.


Trus kesibukan Anne yang juga aktif berkegiatan bersama teman-temannya. Mereka membentuk sebuah organisasi yang bertujuan membangun dan mempercantik desa Avonlea. Ditambah lagi Marilla ngadopsi anak kembar: Dora dan Davy. Untungnya Dora anak yang manis, jadi masih bisa lah menghandle Davy yang super aktif.


Ada sih sedikit cerita-cerita romance nya, kek ayahnya Paul Irving yang balik lagi sama cinta lamanya *uhuy, C.L.B.K.* trus Diana yang juga jatuh cinta. Trus Gilbert yang diam-diam mengagumi Anne, tapi masih menyimpannya dalam hati. Mungkin berharap di kampus nanti cinta akan bersemi *duh, jd 'tergetar' nih hati gw baca yang romantis-romantis*


Tapi secara Anne belum menunjukkan tanda-tanda akan jatuh cinta, mungkin di buku ketiga akan diceritakan? Secara mereka kan bakal ke Redmond College bareng-bareng gt loh. Seperti kata pepatah: Witing tresno jalaran opo?


Hyuuuk... lanjut ke buku ke-3: Anne of the Island.


View all my reviews.

Wednesday, February 25, 2009

Willa by Heart - Coleen Murtagh Paratore

Willa by Heart Willa by Heart by Coleen Murtagh Paratore



My review

rating: 2 of 5 stars

Mungkin karena nggak baca nomer pertamanya, jadi agak keder jg langsung baca nomer tiga dari seri ini.


Ceritanya tentang seorang anak remaja yang tinggal sama ibu dan ayah tirinya. Ibunya ini punya usaha wedding planner, ayahnya ngajar di sekolahnya. Kalo gak salah nangkep sih, Willa ini yang dulu ngejodohin ibunya dengan pak gurunya yg skrg jadi ayah tirinya. Mereka punya usaha penginapan, dan neneknya Willa ini punya book store plus toko candy (permennya itu racikan sendiri). Pokoknya semua serba perfect deh.


Alur ceritanya simple, ringan, konfliknya jg gak terlalu berlibet. Tipikal bacaan santai gitu deh. Gimana Willa, yang baru punya pacar, ngerasa jealous ketika ada seorang gadis yang deket sama pacarnya itu. Trus Willa yang pingin dapet pemeran utama di sebuah drama, tapi malah gadis itu yang dapet. Trus Willa yang bantuin ibunya mengorganisir dua pernikahan sekaligus, gitu-gitu deh.


Manis, dan dibeberapa scene ada juga yang membuat terharu. Cuma mungkin akan lebih afdol kalo bisa baca dari nomer satu, kali ya?


View all my reviews.

Tuesday, February 24, 2009

Town Boy - Lat

Town Boy Town Boy by Lat



My review

rating: 2 of 5 stars

Buku ini memoarnya si penulis. Ceritanya tentang seorang anak yang tinggal di sebuah kampung, di Malaysia. Percakapannya campuran antara Malay dan English. Yah seperti orang-orang Melayu itu cakap lah. Lucu aja bacanya. Kek gini nih:


Mat: "Oh no, today we're having a double math period!"


Frankie: "Relax... any minute now we're going to have another encounter with Normah"


NORMAH - the hottest girl in Ipoh

She made heads turn...


Both: "Wow..."


Frankie: "If I want to go out on a date with a girl I can go anytime lah... I know so many in my neighborhood - Jenny, Susan, Josephine, Vivien, Sally, Margaret... but they are dull lah..."


Mat: "Pegi dah!"



Hihi.. lucu aja baca komik bikinan org melayu. Gambarnya sih tidak seperti manga atau graphic novels yang indah dengan mata berbinar seperti bola lampu kristal, tapi ceritanya lumayan kocak.


View all my reviews.

Monday, February 23, 2009

Rapunzel's Revenge - Shannon Hale

Rapunzel's Revenge Rapunzel's Revenge by Shannon Hale



My review

rating: 3 of 5 stars

Cukup seru. Kisah Rapunzel yang berbeda dengan versi yang sering kita baca. Kalau di kisah yang klasiknya, Rapunzel dikurung oleh nenek sihir sehingga rambutnya panjang dan jadi tangga si nenek sihir untuk akses dia keluar masuk menara tinggi tempat Rapunzel di kurung. Trus suatu hari ada seorang pangeran yang mendengar nenek sihir nyuruh Rapunzel ngeluarin rambutnya krn dia mau naik, dan pangeran tersebut niru. Trus naik deh si pangeran ke atas menara, dan mereka jatuh cinta.


Nah, di buku ini, Rapunzel itu diambil dari kecil oleh penyihir, dan disekap di villa milik penyihir. Tapi trus karena Rapunzel keluar villa dan bertemu ibunya yang menjadi budak, Rapunzel di kurung di menara tinggi yang terbuat dari pohon. Empat tahun berlalu, rambut Rapunzel makin panjang, dan dia menggunakan rambut panjangnya sebagai alat untuk melarikan diri dari menara tersebut. Dalam perjalanan Rapunzel bertemu Jack. Jack mana lagi kalau bukan si Jack dalam cerita Jack and the beanstalk. Dan mereka melakukan perjalanan ke villa penyihir untuk membebaskan ibu Rapunzel.


Cukup seru, dengan gaya koboy dan menjadikan rambutnya sebagai tali laso yang bisa menjadi senjata yang cukup ampuh, ditambah lagi ilustrasinya yang oke dan colorful, membuat petualangan Rapunzel dan Jack jadi asik untuk diikuti sampai tamat, mat!


View all my reviews.

Sunday, February 22, 2009

Anne of Green Gables - Lucy M. Montgomery

Anne of Green Gables: Novel tentang Kasih Sayang dan Pengorbanan Anne of Green Gables: Novel tentang Kasih Sayang dan Pengorbanan by Lucy Maud Montgomery



My review

rating: 4 of 5 stars

Kisah yang benar-benar inspiratif. Saya benar-benar kagum pada penulisnya. Membutuhkan imajinasi yang tinggi untuk bisa menciptakan tokoh dengan karakter yang memiliki daya hayal luar biasa plus kata-kata 'canggih' nya. Anne (dengan akhiran 'e' tentu saja) benar-benar telah membuat saya jatuh cinta dengan keceriaannya, keterbukaannya, kejujurannya, dan aksi nya yang selalu berani bahkan sering menantang bahaya.


Dan seperti juga Miss Barry tua yang senang menyimak kata bijak yang keluar dari mulut mungilnya, saya jg senang membacanya *mungkin karena sama-sama uyut?*. Anne dengan karakternya itu menunjukkan betapa luas dunia imajinasi seorang anak. Jawaban-jawaban ketus dari Marilla menunjukkan bahwa memang demikianlah dunia orang dewasa: praktis, logis, kurang daya imajinasi, dan tidak 'romantis'.


Kadang saya pun merasakan senyum saya karatan karena sering tidak terpakai. Mungkin itu yang menyebabkan kerut-kerut di wajah? (percuma deh pake anti aging semahal apa pun, kalo gak pernah senyum pasti keliatan kerutannya). Tapi untunglah buku ini bisa membuat saya kembali tersenyum dan tidak perlu menggunakan oli untuk melumaskan senyum saya.


So, smile... and the world will smile with you :)


AWAS SPOILER!!!


Udah megang buku keduanya nih. Baca di wiki sih, nantinya Anne dan Gilbert bakal married (keknya di buku ke-4). Itu termasuk spoiler ya? Tapi gak pa-pa ah, pasti ceritanya masih tetap menarik untuk diikuti.


View all my reviews.

Saturday, February 21, 2009

Charlotte's Web - E.B. White

Charlotte's Web Read-Aloud Edition Charlotte's Web Read-Aloud Edition by E.B. White



My review

rating: 4 of 5 stars

Kelar dalam beberapa jam! What a wonderful story! Kenapa juga nggak baca dari dulu? Karena gw pikir ini cerita anak-anak *emang iya sih* dan gak seru. Tapi ternyata... uhuu seru banget, dan mengharukan!


Persahabatan antara Wilbur si babi dan Charlotte si laba-laba di sebuah peternakan. Wilbur yang takut disembelih dan dijadikan daging asap, menjadi panik ketika omongan diantara hewan mulai santer bahwa dia akan dipotong di malam natal.


Charlotte, teman sejatinya, berjanji bahwa dia akan membantunya dan tak akan membiarkan pemilik peternakan menyembelih Wilbur. Wilbur yang kerjanya hanya makan dan tidur (babi gt loh) percaya seratus persen akan janji Charlotte. Dan Charlotte, a true and loyal friend to the end, kept her promise.


Ada beberapa bagian yang lucu, terutama saat si soang ngomong. Dia kalo ngomong selalu mengulang-ngulang: "That's where you're wrong, my friend, my friend." kek kaset rusak gitu, atau "You don't have to stay in that dirty-little dirty-little dirty-little yard." Dan gw ngakak abis, pas Charlotte minta diejain kata 'TERRIFIC', dan si soang bilang: "I think it's tee double ee double rr double rr double eye double ff double eye double see see see see see." HAHAHAHAHA!!! *guling-guling*


Anyway, ketika Charlotte udah mo mati (huu huu bener nih Charlotte nya mati), dia bilang: "After all, what's a life, anyway? We're born, we live a little while, we die." Bener banget ya? Kita lahir, hidup sebentar, trus mati. Apa yang bisa kita bawa selain amal baik? Spider aja berbuat baik selama hidupnya, kita bisa gak ya?


Sekali lagi, what a wonderful story!


View all my reviews.

Friday, February 20, 2009

Bogus to Bubbly - Scott Westerfeld

Bogus to Bubbly: An Insider's Guide to the World of Uglies Bogus to Bubbly: An Insider's Guide to the World of Uglies by Scott Westerfeld



My review

rating: 3 of 5 stars

Pernah baca Uglies trilogy? Ini insider's guidenya yang ngebahas tentang trilogy tersebut. Mulai dari ide pertama si penulis dapat untuk membuat trilogy yang terdiri dari empat novel ini, trus gimana dia bisa dapet nama-nama untuk karakter di novelnya, juga gadget yang digunakan di dalam trilogy ini.


Kenapa gw sebut gadget? Karena Uglies trilogy ini genre nya science fiction, jadi teknologi yang mereka gunakan tuh agak futuristik gitu deh. Ide bagaimana si penulis bisa meng-create gadget yang aneh tapi keren itu, bikin gw amaze.


Baca buku ini jadi pingin baca triloginya lagi neh. Kalo suka cerita-cerita science fiction, coba deh. Seru!


View all my reviews.

Tuesday, February 17, 2009

The Arrival - Shaun Tan

The Arrival The Arrival by Shaun Tan



My review

rating: 5 of 5 stars

Keren banget! Buat yang biasa baca graphic novel dengan gambar dan kata-kata, perlu kali nih buat liat buku ini. Ilustrasinya cakep-cakep-cuakep!


Kisahnya tentang seorang imigran yang pergi meninggalkan kampung halamannya untuk mencari peruntungan di negeri orang. Gambaran kebingungan seorang imigran yang baru datang di negeri baru digambarkan dengan sangat jelas dan meskipun ceritanya tanpa kata-kata, tapi sangat hidup.


Beautiful!


View all my reviews.

Sunday, February 15, 2009

Spectacular shipwrecks - Gary Jeffrey

Spectacular Shipwrecks (Graphic Discoveries) Spectacular Shipwrecks by Gary Jeffrey



My review

rating: 2 of 5 stars

Isinya tentang reruntuhan tiga kapal yang terkenal; Mary Rose, Titanic dan Bismarck, yang ditemukan di dasar lautan setelah bertahun-tahun tenggelam. Text diceritakan dalam bentuk graphic novel yang simple dan penuh gambar.


Lumayan lah. Malah menurut gw biasa aja tapi untuk informasi boleh lah, memang buku ini nggak dibuat untuk memberikan full report tentang tenggelamnya tiga kapal tersebut. Hanya gambaran singkat saja. Karena sasarannya juga anak-anak SMP sih ya.


Di Indonesia juga banyak tuh kapal tenggelam, juga pesawat jatuh. Mungkin kalau ada yang mau bersusah payah research dan membuat buku mengenainya, bakal laris manis tuh. Ada Tampomas, ada Adam Air, bahkan baru-baru ini ada juga kapal yang karam, kan?


Ayo dong penulis kita bikin dong bukunyaa.. bentuk graphic novel gini aja, biar anak-anak bisa baca dan tau sejarah transportasi Indonesia. Tuh dah gw lempar idenya, ada yang mau nangkep? :D hehehe.


View all my reviews.

Thursday, February 12, 2009

Raucous Royals - Carlyn Beccia

Raucous Royals: Test your Royal Wits: Crack Codes, Solve Mysteries, and Deduce Which Royal Rumors are True Raucous Royals: Test your Royal Wits: Crack Codes, Solve Mysteries, and Deduce Which Royal Rumors are True by Carlyn Beccia



My review


rating: 4 of 5 stars

Ternyata ya, gosip tuh nggak cuma muncul sekarang aja, lewat infotainment, internet, tabloid, de el el. Tapi sejak jaman baheula yang namanya rumors tuh udah ada. Dan parahnya lagi, gara-gara rumors, orang bisa dipenggal kepalanya. Bahkan raja dan ratu pun bisa kena gosip (yaeyalah justru yang digosipin itu kan orang besar ya? seleb gituu).


Buku ini ngebahas rumors yang beredar dijaman kerajaan dulu. Gimana rumors itu bisa bertahan hingga sekarang? Ya lewat tulisan-tulisan di pamplet, gambar kartun, jinggle yang dinyanyikan, juga dari mulut ke mulut (kek kalo nenangga gitu deh, bergosip di depan pager rumah kali ye kalo sekarang?)


Tapi buku ini nggak cuma ceritain gosip doang, si penulis memberikan jawaban apakah gosip yang beredar benar atau salah, trus dipaparin fakta-fakta sejarahnya.


Kek contoh, Raja Henry VIII digosipin sangat-sangat gemuk sehingga kemana-mana kudu digendong ama pelayan-pelayannya. Pelayan-pelayan lho ya, jamak nih. Jawabnya: BETUL! Bayangin aja, makannya tiap hari aja kepala babi, pie burung pigeon, puding angsa, belut bakar, kaki babi, ikan panggang dengan bumbu (tapi khusus yg ini hanya disajikan pada hari rabu, jum'at dan minggu saja). Tolong! Gimana nggak beratnya sampe 300 pounds! (ada yang tau berapa kilo?) dan dia mesti diangkat sama empat pelayannya kalo naik kotak kerajaan. Tau kan, kotak kecil yang isinya Raja kalo dia mau kemana-mana?


Trus ada gosip lagi nih, katanya Raja Louis XIV, cuma mandi tiga kali selama hidupnya! HA? Can you imagine raja nggak pernah mandi? Baunya udah nggak lazim lagi pastinya tuh. Tapi jawabnya (untungnya): SALAH. Kenapa sampe muncul gosip seperti itu? Karena jamannya Raja Louis itu, kotoran yang ada ditubuh (makin kotor makin bagus) itu bisa membuat kita sehat dan kuat! Jadi orang-orang dulu mandi setahun sekali. Tapi, si Raja justru rajin banget mandi dan dia bersiiih banget, malah ganti undies sampe tiga kali sehari.


Trus, trus satu lagi nih, Napoleon Bonaparte kan digosipin orangnya pendek ya? Pernah denger kan? Jawabannya mau tau gak? SALAH! Bahkan dia setengah inci lebih tinggi dibanding rata-rata tinggi orang di jamannya. Kalo sekarang dia masih ada pasti kepilih jadi pemain basket deh!


Pokoknya buku ini asik banget deh, nggak cuma tulisan tapi banyak gambarnya juga, jadi nggak ngebosenin. Dan banyak fakta sejarah yang bisa kita dapetin. Entertaining juga educating kali ye bahasa kerennya.


View all my reviews.

Sunday, January 25, 2009

Mail order ninja, vol.1 - Erich Owen

Mail Order Ninja Volume 1 (Mail Order Ninja (Graphic Novels)) Mail Order Ninja Volume 1 by Erich Owen



My review

rating: 3 of 5 stars

Timmy McAlister hanya seorang anak biasa yang tinggal di Indiana dimana hari berjalan normal dan biasa-biasa saja hingga suatu hari Timmy memesan Ninja di sebuah toko mainan. Ninja ini bukan ninja mainan, tapi ninja beneran!


Hari-hari Timmy tidak lagi sama. Dia tidak lagi diganggu oleh si bully, dan dia menjadi populer di sekolah. Tapi ada seorang gadis populer yang merasa dirinya tersaingi dengan kehadiran Jiro, ninja milik Timmy, dan dia berencana membalas dendam akibat kerusakan yang diakibatkan Jiro.


Felicity memesan ninja lain dari toko mainan itu, dan ternyata ninja yang dipesan adalah ninja dari klan putih, alias musuh bebuyutan Jiro.


Wakwaaww, keknya bakal seru ya? Bentar ya belum baca volume 2, ntar disambung ceritanya *nyari-nyari di box buku*


View all my reviews.

Monday, December 15, 2008

Cari aku di Canti - Wa Ode Wulan Ratna

Cari Aku di Canti Cari Aku di Canti by Wa Ode Wulan Ratna


My review
rating: 3 of 5 stars



"Telah kuhapus jejak-jejak cinta

pada pasir sebab ombak

dalam hatiku lebih gemuruh

dari pada rindu"


Kata-kata yang tertulis di cover ternyata banyak menggambarkan isi kumpulan cerpen di buku ini. Awalnya saya sedikit kesulitan membaca buku dengan gaya bahasa sastra yang tinggi ini, membuat saya teringat kembali ketika mencoba (ingat ya, mencoba, bukan berarti sudah) membaca buku karangan Shakespeare. Dan hasilnya? Ya gitu deh.

Anyway, balik ke kumpulan cerpen ini. Kisah-kisah yang diangkat berkisar seputar kejadian yang jarang ditengok penulis, seperti misalnya penebangan liar, pembakaran hutan, pendidikan, juga dana untuk veteran yang semua digambarkan dengan begitu indahnya dan kata-kata yang terjalin begitu cerdasnya mengalir. Ending yang ditawarkan tidak bahagia, sehingga saya tidak bisa menarik nafas plong setiap habis membaca cerpen di buku ini.

Tapi saya suka.

View all my reviews.

Sunday, November 16, 2008

Seinlanguage -- Jerry Seinfeld

Seinlanguage Seinlanguage by Jerry Seinfeld


My review

rating: 3 of 5 stars

Lucu..! Ada beberapa part yang bikin gw ngakak abis, sampai orang menoleh dan memandang gw dengan pandangan aneh. Tapi ada juga yang bikin gw, 'huh? maksut lo?' :D maklum laahh joke org barat kan belum tentu nge'dong' sama kita.

Tapi untuk light reading, buku ini not bad, not bad at all. I like it. Tapi jujur gw gak kelar bacanya. Mungkin kalau gw butuh hiburan, buku ini akan gw ambil lagi dan gw baca lagi. Mungkin... kalau gak nemu buku lain.

View all my reviews.

Monday, October 27, 2008

The Time Traveler's Wife - Audrey Niffenegger

The Time Traveler's Wife The Time Traveler's Wife by Audrey Niffenegger



My review

rating: 5 of 5 stars

Kelar juga... akhirnya setelah sebulan lebih 3 hari buku tebel ini rampung juga. Awalnya baca buku ini tersendat-sendat. Karena agak bingung ngebaca ceritanya, ditambah pula dengan waktu yang lompat-lompat, kadang Henry umur 36 dan Clare umur 6 tahun lah, kadang Henry 28th dan Clare 22th dengan detail hari/tanggal/bulan/tahun yang lengkap, cukup bikin pusing awalnya. Tapi setelah mengabaikan tanggal dan fokus pada umur, bacanya mulai lancaarrrr...

What can I say about this book selain romantis.. romantis.. dan romantis. Penantian seorang Clare dari sejak umur 6 tahun sampe umur 82 tahun *Oppss.. did I put the spoiler sign?* cukup membuat terharu dan mengacungi jempol untuknya. Yaah meskipun adalah main api dikiiitt, tapi intinya kan dia cinta sama Henry.

Kalo dibaca-baca sih, sosok Clare ini nyaris sempurna ya sebagai seorang wanita. Pintar, cantik, setia, apalagi coba yang dicari? *Ehemm.. ayo, yang sedang mencari* Apakah sosok ini ada di dunia nyata, atau hanya fiktif belaka? Ya fiktif laaahhhh!!!

*siap-siap menerima lemparan tomat busuk dari para wanita setia*

Hi hi.. namanya juga novel fiksi. Tapi tetep enjoyable untuk dibaca kok. I'm glad I didn't miss this book (meskipun termasuk telat) :)

View all my reviews.

Saturday, October 04, 2008

Princess Academy - Shannon Hale

Princess Academy Princess Academy by Shannon Hale



My review

rating: 3 of 5 stars

Kisahnya simple, tentang gadis gunung yang berhayal menjadi putri pilihan pangeran. Sebenaranya sudah banyak kisah-kisah putri dan pangeran dengan versi yang berbeda-beda, namun entah kenapa cerita fantasy seperti ini masih saja menarik hati saya untuk membacanya.

Kisah berawal dengan mendeskripsikan kehidupan di sebuah desa terpencil di kaki gunung Eskel. Satu-satunya mata pencarian penduduk desa itu adalah mencari batu Linder yang digunakan untuk mendirikan bangunan-bangunan di kota. Mereka pun tak pernah keluar desa. Kebutuhan hidup mereka dibawa oleh pedangan yang dibarter dengan batu-batu linder.

Suatu hari datang utusan kerajaan yang mengumumkan bahwa pendeta kerajaan meramalkan bahwa jodoh pangeran Steffan berasal dari desa di kaki gunung ini. Maka gadis-gadis yang berusia sekitar 12 hingga 17 tahun dididik disebuah akademi untuk calon-calon putri. Terkumpullah 20 gadis dan salah satunya adalah Miri.

Miri dan teman-temannya belajar bagaimana menjadi seorang putri. Mulai dari belajar membaca, menulis, berdansa, juga membungkuk ala putri. Semua berharap bisa terpilih manjadi Academy Princess yang bisa menari duluan dengan sang pangeran jika saatnya tiba, dan pangeran akan memilih salah satu dari mereka.

Kisahnya di bumbui dengan cerita menarik mulai dari berkebangnya kemampuan Miri berkomunikasi lewat telepati, membaiknya kehidupan di desa setelah gadis-gadis tersebut belajar di akademi dan mengetahui bahwa batu Linder hasil bumi desa mereka adalah batu yang paling dicari, dan istana hanya menggunakan batu dari gunung Eskel. Ditambah penyanderaan oleh bandit.

Endingnya manis, dan buku yang menyabet Newbery Honor ini memang pas untuk dibaca remaja.

View all my reviews.

Wednesday, September 24, 2008

The Catcher in the Rye - J.D. Salinger

The Catcher in the Rye The Catcher in the Rye by J.D. Salinger

My review

rating: 3 of 5 stars

Seperti yang disebutkan si dukun Erie, bahwa buku ini banyak dibaca penjahat, ternyata memang buku ini pernah dibaca oleh Mark Chapman, pembunuh John Lennon. Bahkan si Chapman sempat meminta tanda tangan Lennon di pagi hari sebelum dia membunuhnya! Giling.. ni orang emang dah sakit jiwa, bukan karena buku ini. Buku ini juga masuk dalam Banned books list dari American Library Association.

Holden Caulfield, seorang remaja yang sedang mencari jati diri, di 'depak' lagi dari sekolahnya. Sambil menunggu hari kepulangannya ke rumah, dia memutuskan untuk pergi ke New York dalam rangka jalan-jalan dan berlibur sejenak.

Diceritakan dalam bentuk monolog, buku ini menggambarkan aktifitas Holden selama dia di New York dan bagaimana dia membenci orang-orang disekitar dia yang menurutnya penuh dengan kepalsuan.

Dalam buku ini juga bertebaran kata-kata kasar yang mungkin menjadi alasan kenapa buku ini dilarang beredar. Kata-kata seperti Helluva, Sonuvabitch, Goddam, even the F-word ada didalamnya. No wonder deh kalo di banned!

Cukup lelah saya akui, mengikuti perjalanan Holden yang sebenarnya hanya beberapa hari itu. Karena didalamnya terasa banget kalau si Holden ini seperti orang yang sakit mental. Tiba-tiba dia depresi, dan itu sering. Kadang juga dia menghamburkan uang nggak jelas dengan nraktir orang yang baru dikenal, padahal uang dia terbatas jumlahnya.

Asli, capek! *tarik napas dalem-dalem* Setelah selesai, I was like.. and then.. what?

Mungkin kalau ditinjau dari kaca mata sok pinter saya *pasang kaca mata* Buku ini mengajak kita untuk membuka mata dan melihat keadaan masyarakat kita yang penuh kepura-puraan. Orang yang didepan terlihat baik, dibelakang belum tentu, dan seterusnya. Tapi tentu saja itu bukan bidang saya, biarlah orang lain yang membahas sosiologi, psikologi, dan 'logi-logi' lainnya. Saya cukup menjadi pembaca saja. *buka kaca mata*

View all my reviews.

Tuesday, September 16, 2008

Artemis Fowl: The Graphic Novel - Eoin Colfer

Artemis Fowl: The Graphic Novel Artemis Fowl: The Graphic Novel by Eoin Colfer


My review

rating: 3 of 5 stars

Artemis Fowl the Second, anak dari seorang kriminal ternama, berusia 12 tahun. Seorang anak yang jenius dan bercita-cita mengembalikan kekayaan keluarganya lagi setelah ditinggal ayahnya yang hilang.

Artemis ingin memiliki emas yang dimiliki para fairy. Namun untuk mendapatkan emas tersebut bukan hal yang mudah. Artemis menculik seorang fairy dan meminta tebusan berupa emas. Namun Artemis salah culik, dia menculik seorang kapten polisi dan tentu saja membuat atasan sang kapten marah. Mereka membalas menyerang Artemis dengan menggunakan tekhnologi canggih, magic, bahkan sampai mengerahkan troll.

Ilustrasinya bagus, dengan kertas glossy dan warna yang dipilih agak kelam gitu, cukup menggambarkan cerita. Cuma, badan si Butler the bodyguard kenapa gak proporsional gitu yah? Well, namanya juga komik, memang bebas aja sih, apalagi ini ceritanya tentang magic dan fairies.
View all my reviews.

Thursday, September 04, 2008

Redwall, the graphic novel -- Brian Jacques

Redwall: The Graphic Novel (Redwall) Redwall: The Graphic Novel by Brian Jacques


My review

rating: 4 of 5 stars

Ceritanya keren. Tentang sebuah castle (Redwall Abbey) yang dihuni oleh mouse, dipimpin oleh Father Abbot. Trus kedamaian di castle tersebut terganggu dengan kedatangan rats yang dipimpin oleh Cluny The Scourge. Mereka ingin merebut castle tersebut.

Tersebutlah Martin the Warrior yang dulu pernah mengalahkan wildcat, namun dia terluka. Peninggalannya berupa pedang tersembunyi di suatu tempat, dan hanya pedang itu yang mampu mengalahkan Cluny, serta melindungi Redwall.

Maka Matthias, a young mouse, pergi berkelana mencari dimana pedang tersebut berada. Mulai dari terkurung dikerajaan burung gagak (Matthias menemukan sarung pedang tersebut disana), kemudian mencari burung hantu yang mengetahui letak pedang itu hingga bertempur dengan ular, petualangan Matthias cukup seru untuk diikuti.

Yang membuat saya akhirnya tertarik membaca adalah bentuknya yang graphic novel. Secara mo baca novelnya males banget bukan? Tiga buku dalam serial Redwall terangkum dalam 1 graphic novel ini.

By the way, di buku ini musuh mouse adalah rat. Padahal kalau kita pikir mereka sama, sama-sama tikus ya? Tapi ternyata rat itu derajatnya lebih rendah dibanding mouse, penampilannya juga lebih gak enak diliat. Mungkin kalo bahasa Indonesianya, rat itu sebutan untuk tikus got kali yah? (atau curut?) Sementara mouse untuk tikus-tikus yang suka 'dipiara' di rumah-rumah mungkin yah :D

View all my reviews.

Wednesday, September 03, 2008

Writing Magic - Gail Carson Levine

Writing Magic: Creating Stories that Fly Writing Magic: Creating Stories that Fly by Gail Carson Levine


My review

rating: 3 of 5 stars

Kalo mau belajar nulis fiksi yang oke, boleh juga nih baca buku ini. Dilengkapi dengan how-to dan step-by-step in writing plus beberapa tips, buku ini dirasa cukup manjur buat dijadiin resep belajar menulis. Dibuat oleh Gail Carson Levine, yang menulis buku 'Ella Enchanted' (I love that book AND the movie, too!)

Isinya sih gak semua baru, dalam arti ada beberapa yang semua penulis pasti udah tau, kayak misalnya jangan dengerin orang yang bilang ke kita bahwa kita gak bisa nulis, atau nulis terus jangan berenti dan jangan abaikan tulisan kita yang belom kelar meskipun ide lagi numpuk. Ada lagi, tulis semua yang kita dengar, kita rasakan, kita lihat, bahkan suara terkecil dan teraneh pun mesti di tulis.

Pada tiap penghabisan chapter disertai dengan latihan menulis yang membuat buku ini sebenernya bisa jadi pegangan buat yang bener-bener ingin belajar dari awal (dan yang ada waktu kali yah?)

Salah satu chapter yang menarik buat gw adalah chapter 17 yang berjudul: STUCK! Yep, itu yang dialami semua penulis. Trus tipsnya apa? "There is no such things as a perfect book or a perfect story. Every book in every library on this planet has something wrong with it... No matter how hard we writers try, we will never achieve perfection."

WOW! Kalimat itu bener-bener nyadarin gw, bahwa gak usah takut bikin kesalahan dalam tulisan. Just write it down! So, mulai sekarang gw janji akan memberikan kritik yang membangun daripada kritik pedas yang gak berguna untuk sebuah tulisan.

Disini dibahas juga sih soal kritik, katanya akan lebih baik kalau kita punya grup penulis, jadi bisa saling kasih masukan, kasih input (eh, sama yah?) pokoknya support yang membangun deh! (ada yang mau bikin writer's club? daftarrr dong!) Tapi, gak semua masukan bisa kita pake lho, kadang malah input² yang masuk gak berguna dan justru kita dapet ide lain. Itu jg fine-fine ajah ;)

So, It's writing time!

Have fun!

And don't forget to save what you wrote.


View all my reviews.

Biker Girl - Misako Rocks!

Biker Girl Biker Girl by Misako Rocks!


My review

rating: 2 of 5 stars

Tentang seorang gadis remaja bernama Aki, yang menemukan sebuah sepeda misterius saat membersihkan garasi rumahnya. Aki berubah menjadi semacam super hero gitu saat menyentuh sepeda.

Kakeknya kemudian menceritakan kejadian yang menimpa sepupunya Toru, yang dibunuh oleh gang sepeda. Maka Aki bersiap untuk mencari gang sepeda tersebut dan membalaskan kematian Toru.

Betapa terkejutnya Aki ketika mengetahui siapa ketua gang sepeda tersebut.

Ceritanya cepat dan terkesan tergesa-gesa. Tapi lumayan seru lah. Kirain tadinya mo cerita tentang Biker motor *gw banget gt loh* eehh ternyata sepedah. Itu mah mainannya Bike To Work people yak? :D

View all my reviews.