Friday, August 29, 2008

To kill a mockingbird - Harper Lee

To Kill a Mockingbird To Kill a Mockingbird by Harper Lee


My review

rating: 4 of 5 stars

Buku yang bagus, sayang untuk dilewatkan *kenapa dr dulu gak tergerak untuk baca ya?*

Anyway, buku ini bercerita tentang kehidupan disebuah kota kecil, diceritakan dari sudut pandang anak-anak, berfokus pada keseharian Scout, seorang gadis tomboy dan kakaknya Jem. Mereka memiliki seorang ayah yang mendidik mereka sendirian setelah ibu mereka meninggal, dibantu seorang wanita Afro-Amerika bernama Calpurnia.

Atticus, ayah mereka, dan Cal mendidik mereka untuk bisa menjadi anak yang sopan dan baik dengan cara mereka masing-masing yang unik. Cal meskipun hanya seorang asisten, tapi berani tegas melarang dan meluruskan Jem dan Scout jika mereka berbuat salah. Hal yang jarang ditemui dari pembantu jaman sekarang ya?

Alur ceritanya cenderung lambat, tapi buat saya tidak membosankan, karena tiap saat ada kejadian yang mengejutkan, aneh, juga lucu. Banyak hal yang mereka pelajari, termasuk saat mereka harus menyaksikan ketidakadilan dalam penyelesaian kasus Tom Robinson, yang dituduh memperkosa gadis berkulit putih.

Begitulah kehidupan di saat Great Depression melanda. Semua orang masih berprasangka terhadap orang berkulit gelap, orang kulit putih menganggap diri paling hebat, dan seterusnya.

Tapi, kalo dipikir nih, jaman sekarang juga banyak kok yang masih berprasangka jelek terhadap orang lain, ya gak? Gak perlu mengacu ke jaman Hitler, or jamannya Atticus, sekarang juga banyak orang yang mencurigai orang lain yg punya pendapat beda, atau penampilan beda.

Padahal beda itu kan keren! Kalo semua orang sama, kan gak asik banget gitu loh. Be different and proud of it dong.. itu baru cool! ;)

View all my reviews.

Tuesday, August 26, 2008

How Underwear Got Under There - Kathy Shaskan

How Underwear Got Under There: A Brief History: A Brief History How Underwear Got Under There: A Brief History: A Brief History by Kathy Shaskan


My review

rating: 3 of 5 stars

Selama ini kalo ngebahas fashion kita cuma bahas baju luar kita, celana panjang, rok, blouse, kemeja, dan lain-lainnya. Tapi justru hal yang paling penting dan paling dekat dengan kita nggak pernah dibahas. Yaitu: underwear. Untuk itulah buku ini dibuat oleh sang penulis.

Yep, gak salah, buku ini emang ngebahas underwear. Sejarah fashion khusus untuk undies. Tentang gimana orang di jaman purba menemukan cara untuk menutupi auratnya, dan gimana seiring berjalannya waktu undies mengalami perubahan. Dari yang dulu cuma dipakai di dalam, sekarang orang kemana-mana make undies doang.. *pheww*

Dan tahukah anda, apa persamaan antara Genghis Khan, King Tut, Presiden-Presiden, Menteri, dan tukang becak? Yup! Gak salah, mereka sama-sama pake underwear.

So, apalagi sih yang harus disombongin? Wong sama-sama masih perlu undies kok. Undies aja yang penting gak ngerasa sok penting :P

View all my reviews.

Monday, August 25, 2008

Disgusting Jobs - Connie Colwell Miller

Disgusting Jobs (That's Disgusting!) Disgusting Jobs by Connie Colwell Miller


My review

rating: 5 of 5 stars

Kalau anda berpikir pekerjaan kalian sucks, look at these jobs listed in this book.

Pekerjaan yang harus dilakukan orang dalam mencari nafkah sangat bervariasi, dari yang hebat sebagai manajer, supervisor, mandor bangunan (masih terhitung hebat loh jadi mandor), dan jabatan kantoran lainnya.

Tapi, pernahkah kita berhenti sejenak dan berpikir bahwa pekerjaan nggak cuma di kantor. Buku ini membuka mata kita terhadap pekerjaan² lain yang selalu dipandang sebelah mata, atau mungkin dianggap gak ada saking menjijikkannya.

Saya sebutkan nih yaa... petugas lab yang ngurusin urin (jijay gaj siih), trus petugas di penampungan hewan yg kudu bersihin kandang hewan (gross!), mbak-mbak di salon yang tugasnya pedi-meni (bayangin kalo kaki yang mau dirawat bau jempol, aih maak), tukang sedot tinja (euww!), and many more yang kalau disebutin semua bisa bikin saya gak nafsu makan.

So, kalau anda pikir pekerjaan yang anda lakonin sekarang menyebalkan, membosankan, dan sebagainya, think again! Ada yang lebih buruk dan lebih parah kok dari kita.

Kenapa saya kasih bintang lima? Karena buku ini membuat saya menyadari bahwa kita harus bersyukur, bersyukur dan bersyukur. Mereka ini harus melakukan pekerjaan yang kita anggap menjijikkan demi mencari uang buat kebutuhan hidup mereka. Dan kita masih diberi pekerjaan yang enak, masih bisa online dan baca buku di waktu selang kita.

So, be grateful and love your job! ;)

View all my reviews.

Sunday, August 24, 2008

The Plain Janes - Cecil Castellucci

The Plain Janes The Plain Janes by Cecil Castellucci

My review

rating: 2 of 5 stars
Di suatu hari yang terlihat biasa-biasa saja, sebuah bom meledak dekat Jane, dan mengenai seorang pria. Jane, meskipun terkejut, membawa pria tersebut ke rumah sakit. Dan sejak itu dia tak pernah berhenti mengunjunginya. Pria yang tak dikenalnya itu menjadi tempat curhatnya.

Ketika keluarganya memutuskan untuk pindah ke pinggiran kota, Jane merasa hidupnya berakhir. Tak ada lagi teman-temannya, hangout bareng. Semua berubah.

Tapi ketika di sekolah barunya dia menemukan meja yang berisi 'reject people', Jane merasa menemukan gank nya. Di meja itu duduk 3 orang gadis yang bernama Jane, Jayne dan PollyJane. Empat gadis bernama Jane. Apakah itu sebuah kebetulan, or takdir?

Mereka membentuk club rahasia yang disebut P.L.A.I.N. - People Loving Art In Neighborhoods. Berusaha menunjukkan ke semua orang bahwa keindahan ada dimana-mana, bahkan di sebuah hydrant. Namun P.L.A.I.N. attack malah membuat pihak kepolisian gusar, dan mereka bertekad ingin menciduk siapa pun dalang dibalik semua ini.

View all my reviews.

Thursday, August 21, 2008

Beanball - Gene Fehler

Beanball Beanball by Gene Fehler

My review

rating: 3 of 5 stars
Cerita tentang baseball seputar kecelakaan yang dialami atlet baseball berbakat, Luke 'Wizard' Wallace, sewaktu bertanding melawan sekolah lain. Luke terkena bola diwajahnya dan menyebabkan dia harus kehilangan penglihatan di mata kirinya.

Kejadian ini membuat trauma si pelempar bola dan Luke sendiri merasa down karena dia sangat mencintai olah raga Baseball.

Cukup menarik, mengingat saya sebenernya bukan penggemar olah raga yang satu ini. Tapi cara bertutur penulisnya yang menggunakan point of view dari banyak karakter membuat buku ini sulit dilepas dari genggaman dan bikin penasaran membaca kisah selanjutnya.

Seru!

View all my reviews.

Tuesday, August 19, 2008

Blue fingers: a Ninja's Tale - Cheryl Aylward Whitesel

Blue Fingers: A Ninja's Tale Blue Fingers: A Ninja's Tale by Cheryl Aylward Whitesel

My review

rating: 3 of 5 stars
Koji sangat tidak beruntung. Dia anak kembar dan di jaman feodal Jepang saat itu anak kembar dianggap pembawa sial. Koji dan Taro, meskipun identik, namun mereka sangat berbeda. Taro dengan mudah melakukan apa yang dilakukan Koji dengan lebih baik.

Suatu hari Koji diperintahkan ayahnya untuk pergi, karena mereka tak ingin ketahuan memiliki anak kembar. Koji disuruh pergi ke gunung. Tapi Koji menolak. Namun karena paksaan ayahnya, akhirnya Koji pergi juga.

Di hutan menuju gunung, Koji bertemu dengan ninja, dan akhirnya dia menjadi tawanan disana. Hanya saja, sebagai tawanan Koji diwajibkan belajar menjadi Ninja.

Dengan malas-malasan Koji belajar menjadi ninja, karena dia ingin pulang ke rumahnya. Namun ketika kampungnya dibakar oleh Samurai, Koji tak punya pilihan lain kecuali menjadi ninja dan membalaskan dendamnya.

View all my reviews.

Monday, August 18, 2008

The mother-daughter book club - Heather Vogel Frederick

The Mother-Daughter Book Club The Mother-Daughter Book Club by Heather Vogel Frederick


My review

rating: 4 of 5 stars
Empat remaja dengan hobby dan cita-cita yang berbeda bertemu dalam club buku yang diprakarsai oleh ibu-ibu mereka. Megan lebih suka pergi ke mal bersama teman-teman populernya. Cassidy lebih memilih berlatih hockey. Emma tak punya pilihan kecuali menurut kata ibunya yg pustakawan (gw banget!), dan Jess (satu-satunya yang datang tanpa ibu) yang ditinggal pergi ibunya ke New York untuk mengejar karir sebagai artis opera sabun.

Buku yang dipilihkan untuk mereka baca bersama adalah Little Woman, karya Louisa May Alcott.

Keempat remaja tersebut awalnya merasa marah dan menolak bergabung dalam club buku ini. Tapi dengan pendekatan dari para ibu (plus sedikit pemaksaan), lama kelamaan mereka enjoy dan sedikit demi sedikit tokoh dalam buku tersebut membantu merubah karakter mereka.

Dibumbui kisah remaja dengan cinta monyet dan permusuhan antara grup populer, keempat gadis dan ibu-ibu mereka pun belajar banyak dari 'Little Woman' dalam pencarian jati diri, cita-cita dan mereka pun menemukan arti persahabatan yang sesungguhnya.

Berlatar belakang di Concord, Massachusetts, yang adalah kampung halaman Louisa May Alcott, plus fakta-fakta mengenai sang penulis, menambah manis cerita ini.

A very good book. Makes me want to make my own mother-daughter book club ;)

View all my reviews.

Wednesday, August 13, 2008

The lacemaker and the princess - Kimberly Brubaker Bradley

The Lacemaker and the Princess rating: 4 of 5 stars

Buku yang bagus banget. Dengan latar belakang sejarah Prancis menjelang revolusi, buku ini bercerita tentang persahabatan yang terjadi antara putri pertama raja Prancis, Marie Therese, dengan Isabella, seorang anak pembuat renda.

Semua dimulai ketika nenek Bella menyuruhnya mengantar renda ke Ratu Marie Antoinette, dan dia tersandung. Lalu Ratu sendiri yang membantunya berdiri dan mengajaknya masuk ke dalam istana Versailles. Bella pun dijadikan teman untuk Therese, anaknya yang masih seumur Bella.

Kehidupan Bella yang miskin berubah menjadi seperti di dunia impian. Dia datang setiap hari ke istana, berpakaian yang sama dengan Therese, dan belajar naik pony bersama-sama. Semua terlihat sempurna. Bella menjalani kehidupan ganda yang hampir membuatnya lupa akan status dirinya sendiri, jika saja kakaknya tak mengingatkannya untuk melihat keluar istana, melihat orang-orang yang kelaparan, sementara di istana makanan berlimpah ruah dan ratu yang tiap hari membeli gaun baru.

Lambat laun masyarakat mulai tak sabar Tak ingin lagi kelaparan, mereka menuntut revolusi, mereka menuntut Raja 'lengser' dari tahta. Perut lapar membuat orang bisa melakukan apapun. What happened to Bella? Baca yaa.. ;)

Novel yang indah dengan latar sejarah Prancis. I really liked it!

Monday, August 11, 2008

No flying in the house - Betty Brock

No Flying in the House No Flying in the House by Betty Brock

My review

rating: 3 of 5 stars
Setiap anak kecil bermimpi menjadi peri, Annabel tak pernah menyangka kalau dia ternyata anak seorang peri. Gloria, anjing kecil yang menjaganya sejak Annabel masih kecil, tak pernah menceritakan masa lalunya. Yang Annabel tahu, orang tuanya akan kembali, entah kapan.

Annable menjalani harinya sebagai anak kecil normal lainnya, dia sekolah, bermain dengan temannya, dan lain sebagainya. Hingga suatu saat datanglah seekor kucing berwarna emas yang memberitahu rahasia Annabel dan mengajarinya terbang.

Annabel bisa terbang! Tapi untuk menjadi peri Annabel harus membayar mahal. Dia harus memilih antara menjadi peri dan memiliki kedua orang tuanya kembali.

Untuk seorang anak kecil, Annabel termasuk cerdas dan berani. A simple story about fairy, and I like it.

View all my reviews.

Sunday, July 27, 2008

Kesaksian Seorang Dokter -- Khalid bin Abdul Aziz Al Jubair

Kesaksian Seorang Dokter
by Khalid bin Abdul Aziz Al Jubair

My rating: 5 of 5 stars.

Sangat, sangat bagus untuk jiwa yang sedang gundah. Seorang dokter bedah jantung berbagi pengalaman spiritualnya. Caranya bertutur tidak menggurui, banyak sekali hal yang bisa diambil sebagai pelajaran.

Ketika pekerjaan kita dekat dengan kematian seperti dokter Khalid ini, banyak sekali pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik dari setiap episode kehidupan. Dan mengingat kematian adalah salah satu cara paling jitu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Percaya atau tidak, buku ini saya habiskan hanya dalam waktu satu hari saja! Dan satu hal penting yang selalu penulis tekankan:

ÙŠَا Ø£َÙŠُّÙ‡َا  Ø§Ù„َّذِينَ آمَÙ†ُوا  Ø§Ø³ْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ  ÙˆَالصَّÙ„َاةِ  Ø¥ِÙ†َّ اللَّÙ‡َ  Ù…َعَ الصَّابِرِينَ

"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar."

[Surat al-Baqarah ayat 153]

Pokoknya buku ini baguuuss banget deh!

Coraline - Neil Gaiman

Coraline (P.S.) Coraline by Neil Gaiman

My rating: 3 of 5 stars

Cerita yang sedikit aneh buat ukuran cerita anak, tapi untuk remaja pas laahh. Cerita diawali dengan memperkenalkan sosok Coraline yang selalu bermain sendiri (atau nenangga) karena orang tuanya terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka. Tidak heran kalau Coraline awalnya tak merasa kehilangan ketika kedua orang tuanya diculik oleh makhluk jejadian yang menyerupai kedua orang tuanya.

Imaginasi Coraline yang tinggi (mungkin salah satu keuntungan gak punya teman main?) membuat dia mampu menghadapi makhluk jejadian bermata kancing itu dan membebaskan kedua orang tuanya.

The coolest thing is, Coraline tetep cool even waktu ibu jejadian ingin menjahitkan kancing ke matanya, dia hanya menjawab: "I don't think so." *Kalau gue sih dah ngibrit kali!*

Anyway, setelah lepas dari cengkraman si ibu jejadian, Coraline ternyata masih harus menghadapi makhluk tersebut meskipun hanya berupa potongan tangan saja. Serem gak sih dikejer-kejer tangan buntung? Tapi Coraline masih bisa tidur malam! Kalau kita sih dah ngungsi ke kamar nyokap kali ye? (kita?)

Endingnya bagus dan pas. Saya suka buku ini :) Dan gak sabar nunggu filmnya keluar...! di-NOBAR-in yuuukkksss!

Sunday, June 15, 2008

The Messenger - Jaf, Tuteh, Sa, Uyet

The Messenger rating: 3 of 5 stars

Belinya dari Januari, tapi baru baca bulan Juni :D Ceritanya ringan, dan mengalir dengan manis. Gak nyangka deh kalo buku itu ditulis keroyokan, sambung menyambung oleh empat penulis Blogfam.

Kisah seorang Rana, eksekutif muda yang doyan chatting, dan Sofia, juga eksmud yang doyan chatting. Keduanya bertemu didunia cyber. Lumayan seru ketika akhirnya salah satu terbongkar identitasnya, dan yang satu lagi bingung ingin jujur tapi terlanjur jatuh cinta dan takut kehilangan secara yang ce gak suka dibohongin.

Endingnya menggelitik. Bikin kita berskenario sendiri. Seru deh :D

Semua orang bebas menjadi siapa aja yang mereka inginkan di dunia maya. Ce bisa ngaku co, begitupun sebaliknya.

So, be careful you guys! Jangan sampe jeruk makan jeruk! :D

Friday, June 13, 2008

The Kite Runner - Khaled Hosseini

The Kite Runner My review rating: 5 of 5 stars


Have you had regrets in your life?

This novel made me cry! Oh My.. it's been a while since a novel did this to me. What Amir did to Hasan (or what he didn't do) was wrong. But he was just a young boy. What do you expect from a frightened child? I might blame him for the rest of the story. But thank god, there's a way for Amir to redeem his mistakes. And the story ends nicely.

There is a way to be good again.

I feel sorry for Sohrab, for having such a bad childhood memory. Being an orphan and sexually abused. There is a way to be good again, and Amir found it through Sohrab. But in a way, it was Sohrab who really is the saviour.

I love the story. I admit I feel a little restless after reading it. Can't wait to watch the movie, though :)

Thursday, June 05, 2008

Remember me? - Sophie Kinsella

Remember Me? by Sophie Kinsella

My review


My rating: 3 of 5 stars

Menyalip dua buku yang sudah berbaris didepannya, lagi-lagi Sophie Kinsella dengan mudah memenangkan posisi terdepan. *what can I say? I just can't resist* ;)

Kisah diawali dengan kemalangan nasib Lexi yang baru menjadi karyawan dan pergi merayakan bonus yang diterima teman-temannya. Catet ya, bonus yang diterima teman-temannya, dia sendiri belum dapat bonus, krn masih anak baru. *cuci*

Di malam yang menyedihkan itu Lexi, yang berpenampilan kurang menarik dengan gigi yang berantakan dan kuku yang sering digigit, terpeleset ketika hendak menghentikan taksi dan bangun di sebuah tempat tidur rumah sakit. Tiga tahun kemudian, dengan rambut yang mengkilat, kuku terawat rapi, dan gigi yang rata. Wanita sempurna.

Apakah dia mengalami koma? Tidak.

Apakah dia mati suri? Tidak juga.

Yang terjadi adalah, Lexi mengalami amnesia yang menghilangkan ingatannya akan kejadian semasa hidupnya di tiga tahun terakhir.

Usaha Lexi mencari tahu siapa dirinya dan apa yang terjadi setelah malam yang menyedihkan itu, dan apa yang sudah menrubah dirinya menjadi wanita seperti sekarang, cukup seru untuk diikuti. Gaya penulisan Sophie Kinsella yang manis cukup menghibur saya ditengah-tengah membaca dua novel 'berat' dalam arti sebenarnya :)

But, I like it. And I would definitely read another book written by Kinsella.

View all my reviews.

Tuesday, May 27, 2008

It's a Mall World After All - Janette Rallison

It's a Mall World After All It's a Mall World After All by Janette Rallison



My review


rating: 4 of 5 stars

I like it! Light, and funny.

Berawal dari Charlotte yang bekerja paruh waktu di mall melihat Bryant, pacar dari sahabatnya, Brianna, janjian ketemu sama gadis lain. Charlotte terang aja curiga. Tapi Brianna tak mau mempercayainya. Terlebih Colton, sahabat Bryant, ikut meyakinkan Charlotte bahwa Bryant nggak selingkuh.

Well, hal itu tidak membuat Charlotte dengan mudah menyerah, dia masih berusaha membuktikan perselingkuhan Bryant, sebab Brianna mulai mengeluarkan ultimatum, "Don't make me choose". Charlotte harus membuktikan bahwa dia benar!

Tapi ternyata banyak sekali hal yang dilakukan Charlotte, malah menjadi senjata makan tuan. Bukan sekali Charlotte mempermalukan dirinya sendiri, bahkan seluruh sekolah kini memperolok dia.

Pada akhirnya, memang banyak yang bisa dipelajari di mall. Apalagi kalau kita mau membuka mata hati dan pikiran jernih kita. Begitu lah yang dirasakan Charlotte ketika akhirnya dia merasakan kenikmatan berbagi dengan anak-anak kurang mampu, membantu orang lain, dan menemukan cintanya.

Ceritanya ringan, tapi bisa membuat saya tersentuh sekaligus tertawa. Endingnya sweet.


View all my reviews.

Sunday, May 25, 2008

Perfume: The story of a murderer

Perfume: The Story of a Murderer Perfume: The Story of a Murderer by Patrick Süskind


My review


rating: 4 of 5 stars
Jean-Baptiste Grenouille, terlahir tanpa bau badan, namun memiliki kepekaan terhadap aroma disekelilingnya. Hidungnya yang super tajam mampu mengendus bau dan mengenali benda dari aroma yang dikeluarkan oleh benda tersebut bahkan dari jarak jauh.

Kejeniusan Grenouille membuatnya menjadi pembuat parfum yang sangat hebat. Tapi dia merasa tercekik oleh kenyataan bahwa dirinya tak mempunyai aroma tubuh, kemana-mana dia pergi tak ada orang yang menyadari karena tubuhnya tak mengeluarkan bau badan. Harusnya dia senang ya? Karena bau badan kan sangat mengganggu? Makanya tercipta deodoran buat nutupin BB. Tapi Grenouille malah membuat aroma badan dari kotoran kucing dicampur sisa keju, dan bahan² lain, yang membuat saya berpikir, "Aneh".

Anyway, Grenouille merasa dia sudah mengenali semua jenis aroma dan tak ada lagi aroma baru yang dia tidak ketahui ketika dia menangkap sebuah aroma yang manis, dan segar. Grenouille mengikuti aroma tersebut, dan tahulah dia asal aroma tersebut. Grenouille menjadi terobsesi untuk memiliki aroma itu. Dipelajarinya berbagai tehnik membuat parfum hingga dirinya menjadi seorang ahli, hanya untuk membuat satu parfum dari aroma manis tersebut.

Parfum yang akan membuatnya dicintai oleh semua orang.

Suka banget sama buku ini, ceritanya gak sesederhana yang disangka, dan endingnya bikin merinding. Mungkin nonton filmnya akan lebih berasa horrornya, kalo gitu dengan sabar mencari filmnya deh :D

View all my reviews.

Saturday, May 24, 2008

Pengakuan Pariyem

Pengakuan Pariyem: Dunia Batin Seorang Wanita Jawa Pengakuan Pariyem: Dunia Batin Seorang Wanita Jawa by Linus Suryadi AG


My review


"Ya, ya, Pariyem saya

Maria Magdalena Pariyem lengkapnya

Iyem, panggilan sehari-harinys

Dari Wonosari Gunung Kidul"



Pengakuan sederhana dari seorang wanita Jawa, yang bekerja dengan penuh pengabdian. Tanpa tuntutan, tanpa berharap balasan. Bahkan ketika dia hamil karena perbuatan anak majikannya, tak ada kata-kata yang keluar dari mulutnya, tak ada tuntutan untuk diakui sebagai menantu atau selir, atau apapun. Yang ada hanya pengabdian, pengabdian, dan pengabdian. Besides, itu memang dilakukan atas dasar suka-sama-suka ;)

Sudah jarang ada manusia seperti Pariyem. Kategori langka bahkan. Mana ada wanita yang dihamili keluarga bangsawan yang menyia-nyiakan kesempatan untuk mendapat pengakuan, entah itu status, atau anaknya. Tapi memang untung bagi Pariyem, keluarga majikannya tidak lantas mengusir dan mengucilkan dia, bahkan anaknya diaku sebagai keturunan mereka. Meskipun setelah melahirkan, sang anak dititip di kampung dan Iyem kembali kerja sebagai babu di rumah itu. 'Babu plus-plus' :D

Anyway, buku puisi bernarasi ini lebih mudah untuk saya baca, dibanding buku puisi yang isinya murni kumpulan puisi saja. Saya kurang bisa memahami isi sebuah puisi, apalagi yang tingkat tinggi. Tapi kalau bentuknya seperti bercerita model Pariyem gini, saya suka bacanya. Makasih buat teman-teman yang sudah merekomendasi buku ini buat saya baca.

You guys bring the colours in my reading world :)


View all my reviews.

Tuesday, April 29, 2008

Jane Eyre -- Charlotte Bronte

Jane Eyre Jane Eyre by Charlotte Brontë

My rating: 4 of 5 stars

Jane, a courageous girl with principle. She received injustice since childhood and I think that made her character strong. A lot like me, but not the injustice part though, I mean the character ;)

At the beginning of first chapter, I found it hard to follow her story. First of all because I’m not used to reading classics literature, and it’s a bit hard to understand the language. My motivation went downhill and made me put Jane aside for a few days, checked out the DVD instead just to finish it fast, since my friend already done in a month *yes, that’s you Erie! You left me behind in that haunted room* hu hu. But then I changed my mind and returned the DVD *glad I did it*

Finally after two months, with cheers and motivations given by Dini and Erie, I finally finished it. YAY!

I found it hard to like Mr. Rochester, and the book didn’t help me understand why Jane could love him, a man who were described as a middle aged man with an ugly face (in the movie he’s not that bad looking), and an authority character who always gave commands. But watching the movie help me understand why Jane falls in love with him. Jane had no dad since she was a child, right? And that means she didn’t get a father figure in her life, plus her uncle died. She found it in Mr. Rochester, that’s why she loved him (Hmm… I could be a psychologist now)

The young Jane didn’t appreciate Mr. Rochester’s idea in making her his mistress, because at that time, bigamy was prohibited and Mr. Rochester could go into jail for doing that. But still he tried to wed Jane and ready to take the risk in order to be with her. I liked him then. I liked his courage and his great love for Jane. But when Jane ran away from him, I could understand it, too.

When she met her cousins, whom she didn't know about, I couldn't believe how relief I am, and how happy I am for her. It shows how Bronte could bring out her emotions and pour it into her book and reach my emotions when I read it. It made me gasp in horror, yell in frustration and cheer in happiness. Plus, there are meaningful conversations shared between Jane and Mr. Rochester that I like. The curious questions from Mr. Rochester and the smart reply from Jane made me smile. Well, what can I say more? I fell in love with Jane!

Jane Eyre is the first classic novel I’ve ever read. And I’m sure this won’t be the last. Already I made a list of other classic novels I want to read. I’m sure I would enjoy them as much as I enjoy Jane Eyre.

View all my reviews

Monday, March 31, 2008

Shopaholic and Baby (Shopaholic 5) -- Sophie Kinsella

by



Sunday, February 24, 2008

Shopaholic and Sister -- Sophie Kinsella

by